MEDAN, ARMADABERITA — Deddi Gunawan Hutajulu kembali naik podium. Setelah meraih dua penghargaan jurnalistik pada 2026, jurnalis Sumatera Utara itu kini menyabet Juara I Lomba Tulis Jurnalistik GeoFestival 2026 yang digelar Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp).
Pengumuman pemenang disampaikan pada Selasa, 7 Juli 2026, dalam penutupan rangkaian GeoFestival 2026.
Kemenangan ini menjadi penghargaan ketiga yang diraih Deddi sepanjang 2026. Sebelumnya, ia meraih Juara II IN-Journal Chapter II yang diselenggarakan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melalui karya berjudul Mangrove Adalah Kehidupan.
Sebulan kemudian, Deddi kembali masuk jajaran pemenang dalam Lomba Menulis Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Perwakilan Medan 2026. Ia meraih Juara III melalui feature berjudul Ketika Rasa Takut Membungkam Kebenaran.
Rangkaian penghargaan itu menunjukkan konsistensi Deddi menggarap isu dengan spektrum yang berbeda. Dari ekosistem mangrove dan kehidupan masyarakat pesisir, isu perlindungan saksi dan korban, hingga potensi geologi, budaya dan pariwisata kawasan Danau Toba.
Di GeoFestival 2026, karya Deddi berhasil menempati posisi teratas dalam kategori Kompetisi Jurnalis. Karya tersebut dinilai dewan juri independen sebagai yang terbaik dalam kompetisi yang menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Toba Caldera UNESCO Global Geopark kepada publik.
Kompetisi jurnalistik GeoFestival tidak sekadar menguji kemampuan menulis. Para jurnalis diberi ruang untuk mengangkat kekayaan kawasan Danau Toba, termasuk aspek geologi, budaya, keanekaragaman hayati dan pariwisata.
Bagi Deddi, kemenangan tersebut sekaligus memperkuat catatan perjalanan jurnalistiknya pada tahun ini. Tiga penghargaan dari tiga kompetisi berbeda menunjukkan bahwa karya jurnalistik memiliki ruang luas untuk membawa isu lokal menjadi perhatian publik.
Terlebih, isu yang diangkat berkaitan langsung dengan persoalan masyarakat dan potensi daerah. Mangrove berbicara tentang keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Perlindungan saksi dan korban menyentuh persoalan hukum serta keberanian mengungkap kebenaran. Sementara kawasan Toba Caldera berkaitan dengan kekayaan alam, budaya dan masa depan pariwisata Sumatera Utara.
GeoFestival 2026 pada akhirnya bukan hanya menjadi panggung penghargaan bagi Deddi. Kompetisi itu juga menegaskan posisi jurnalistik sebagai salah satu medium penting untuk memperkenalkan sekaligus menjaga nilai kawasan Danau Toba yang telah diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.
Dengan kemenangan tersebut, Deddi kini mencatat tiga prestasi jurnalistik pada 2026: Juara II IN-Journal Chapter II, Juara III Lomba Menulis LPSK 2026, dan Juara I Lomba Tulis Jurnalistik GeoFestival 2026.











