PADANGSIDIMPUAN, ARMADABERITA – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan menemui Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan H. Rusydi Nasution, S.T.P., M.M., dalam agenda silaturahmi di ruang kerja pimpinan DPRD, Rabu.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan di Kota Padangsidimpuan, mulai dari pendidikan hingga pengawasan harga barang bersubsidi pemerintah.
Ketua Umum PD KAMMI Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan, Lokot Harahap, S.E., mengatakan mahasiswa perlu mengambil peran dalam mengawal persoalan masyarakat. Menurut dia, pengawasan terhadap kebijakan publik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga legislatif.
“Mahasiswa sebagai salah satu elemen masyarakat serta agen kontrol juga harus berperan melalui sinergi bersama lintas sektor,” ujar Lokot.
Dalam pertemuan itu, KAMMI mendorong DPRD Padangsidimpuan memperkuat pengawasan terhadap harga sejumlah barang yang mendapat subsidi pemerintah. Mereka menyoroti potensi harga jual yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
KAMMI menilai pengawasan tersebut penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.
Selain persoalan harga barang bersubsidi, kedua pihak membahas peluang sinergi dalam pengembangan sektor pendidikan. KAMMI berharap DPRD dapat membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa dalam mengawal kebijakan pendidikan dan sejumlah persoalan publik lainnya.
Pertemuan tersebut dihadiri Lokot Harahap bersama Wakil Sekretaris Jenderal PD KAMMI Padangsidimpuan-Tapsel M. Aulia Rahman, S.Ag., serta sejumlah kader. Mereka diterima langsung oleh Rusydi Nasution.
Rusydi mengapresiasi kunjungan pengurus KAMMI dan menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan Kota Padangsidimpuan.
Menurut politikus Partai Gerindra itu, mahasiswa merupakan bagian penting dari masyarakat yang dapat memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
“Kita sangat menyambut baik niat dan juga peran dari mahasiswa,” ujar Rusydi.
Ia berharap komunikasi antara DPRD dan organisasi mahasiswa dapat terus berlangsung sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.











