Daerah  

Rp27,85 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Simpang Gotting–Janji Raja, Ditargetkan Tuntas Desember

Share

Samosir, ARMADABERITA — Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat pembangunan ruas jalan Simpang Gotting–Janji Raja sepanjang sekitar 5 kilometer. Peningkatan jalan tersebut menelan anggaran kontrak Rp27,85 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan jalan memiliki masa pelaksanaan 176 hari kalender dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Progres pembangunan ruas tersebut ditinjau langsung Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom saat melakukan monitoring di jalur yang menghubungkan Desa Sabulan dan Desa Holbung, Kecamatan Sitio-tio, Senin, 24 Agustus 2026.

Monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan proyek.

“Hari ini kita meninjau progres pembangunan jalan antara Desa Sabulan dan Desa Holbung. Program Sumut Berkah Gubernur Sumatera Utara Bapak Bobby Nasution dapat kita rasakan di Kabupaten Samosir. Kita berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai target pada bulan Desember,” ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, pembangunan ruas Simpang Gotting–Janji Raja merupakan bagian dari kolaborasi Pemkab Samosir dan Pemprov Sumut dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Penanganan ruas tersebut juga menjadi kelanjutan pembangunan akses Simpang Gotting–Janji Raja. Sebelumnya, ruas Dolok Raja–Cinta Maju telah mendapatkan penanganan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

“Ke depan, sesuai hasil komunikasi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bapak Bobby Nasution, pembangunan akan kita lanjutkan di tempat lainnya. Kita terus berupaya agar konektivitas antarwilayah di Samosir semakin baik,” kata Vandiko.

Vandiko menilai pembangunan jalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang semakin baik diharapkan memperlancar pergerakan sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata, khususnya di Kecamatan Sitio-tio.

“Ini menjadi alternatif jalan baru. Jaraknya lebih dekat dan tentunya akan membawa dampak terhadap perekonomian Kabupaten Samosir, khususnya Kecamatan Sitio-tio,” ujarnya.

Pemkab Samosir juga mendorong pengembangan program pendukung untuk memperkuat potensi ekonomi dan pariwisata kawasan tersebut. Salah satunya melalui usulan Kampung Kreatif yang telah direncanakan Pemprov Sumut.

“Kita juga mengusulkan Kampung Kreatif yang telah direncanakan oleh Pemprov Sumut. Semoga Kabupaten Samosir mendapatkan program tersebut. Kalau program itu diperoleh, tentunya akan ada spot wisata baru di Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio,” kata Vandiko.

Dia meminta masyarakat ikut menjaga kondisi keamanan dan ketertiban selama pembangunan berlangsung.

“Kepada masyarakat, mari kita dukung bersama agar suasana tetap kondusif dalam pembangunan ini sehingga pembangunan jalan dapat terselesaikan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Pembangunan ruas jalan tersebut mendapat sambutan dari masyarakat. Tokoh masyarakat Desa Sabulan, Pantas Sinaga, mengatakan peningkatan jalan Simpang Gotting–Janji Raja telah menjadi harapan masyarakat Kecamatan Sitio-tio sejak bertahun-tahun lalu.

“Terima kasih banyak atas perhatian Pemkab Samosir, khususnya Bapak Bupati Samosir yang telah bersinergi dengan Pemprov Sumut sehingga setiap tahunnya ada penanganan terhadap jalan Simpang Gotting sampai Janji Raja,” kata Pantas.

Dia menyebut masyarakat telah menantikan peningkatan jalan tersebut sejak sekitar 2019. Setelah ruas tersebut berstatus sebagai jalan provinsi, penanganan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

“Kerinduan masyarakat Kecamatan Sitio-tio ini sudah ada kurang lebih sejak tahun 2019. Setelah jalan ini menjadi jalan provinsi, baru empat tahun terakhir ini ada penanganan jalan dari Simpang Gotting menuju Janji Raja,” ujarnya.

Dari total panjang ruas sekitar 44 kilometer, Pantas menyebut sekitar 21 kilometer telah mendapatkan penanganan. Masyarakat berharap pembangunan terus berlanjut hingga seluruh ruas selesai diperbaiki.

“Yang disampaikan Pak Bupati, tahun depan akan dilanjutkan lagi sekitar 8 kilometer. Berarti tinggal sekitar 9 kilometer yang belum tuntas. Masyarakat Kecamatan Sitio-tio sangat mengharapkan pembangunan ini,” katanya.

Pantas mengatakan ruas tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari konektivitas antardaerah.

“Jalan ini bukan sekadar jalan provinsi, tetapi merupakan konektivitas yang menghubungkan tujuh kabupaten/kota. Karena itu, kami sangat berharap pembangunan ini dapat diselesaikan sepenuhnya,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Pelaksana PT Viola Cipta Mahakarya, Jefri Sitanggang, mengatakan pekerjaan pembangunan sejauh ini berjalan lancar. Dia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, kecamatan, dan Pemkab Samosir yang memberikan dukungan selama proses pekerjaan.

“Terima kasih kepada seluruh unsur terkait dalam pembangunan jalan ini, mulai dari kepala desa, camat hingga Bupati Samosir yang telah mendukung kelancaran program,” kata Jefri.

Menurut dia, hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Sejauh ini kami tidak mengalami kendala apa pun,” ujarnya.

Jefri juga berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut terus berlanjut sehingga peningkatan ruas Simpang Gotting–Janji Raja dapat diselesaikan secara keseluruhan.

“Semoga program ini bisa berkelanjutan sehingga harapan masyarakat agar pembangunan jalan ini dapat selesai sepenuhnya bisa terwujud,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *