ArmadaBerita.Com – Bank Indonesia (BI) memastikan layanan pembayaran di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) tetap berjalan pasca bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. BI menyatakan komitmennya menjaga kelancaran transaksi masyarakat di tengah kondisi darurat.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, dalam keterangan tertulis pada Sabtu (29/11/2015), mengatakan bahwa BI segera mengambil langkah pemulihan untuk mengatasi potensi gangguan layanan transaksi pembayaran yang terdampak banjir dan longsor.
“BI berkomitmen untuk terus mengupayakan pemulihan layanan transaksi pembayaran yang terkendala. Untuk memastikan dukungan optimal bagi kelancaran transaksi masyarakat, Kantor Perwakilan BI Sibolga didukung secara maksimal oleh BI Sumatera Utara di Medan dan Kantor Pusat BI di Jakarta,” tegas Rudy.
Ia menjelaskan, BI juga memperkuat koordinasi dengan perbankan dan otoritas terkait guna memastikan ketersediaan uang rupiah serta menjamin kelancaran sistem pembayaran di daerah terdampak.
Rudy menambahkan, apabila akses jalan menuju Sibolga serta jaringan telekomunikasi kembali pulih, masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan layanan nontunai untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.
“Dengan optimalnya transaksi nontunai, perekonomian Sibolga dan sekitarnya tetap dapat terjaga,” katanya. (Asn/*)











