Namanya Uba Pasaribu. Ia adalah seorang laki-laki berusia 50-an yang merupakan seorang aktivis sosial yang sangat menginspirasi. Ia memiliki perhatian yang besar terhadap kaum duafa, orang miskin, pemulung, dan kaum marginal. Uba selalu aktif dalam mengadvokasi orang-orang miskin yang menghadapi berbagai masalah, baik itu masalah sosial, politik, maupun hukum.
Uba rajin blusukan. Saban hari ia mendatangi rumah-rumah warga miskin untuk mendengarkan aspirasi mereka dan mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi. Ia menjalin jaringan dengan banyak orang untuk membantu mereka keluar dari kesulitan hidup yang mereka hadapi. Banyak orang miskin yang telah mendapat bantuan dari Uba, dan semua itu dilakukan dengan tulus dan tanpa mengharapkan imbalan.
Uba adalah sosok yang sangat peka terhadap persoalan sosial. Ia selalu siap terjun kapan pun dibutuhkan dan bekerja dengan dedikasi dan totalitas yang tinggi. Ia tidak pernah berharap mendapatkan apresiasi atau imbalan atas apa yang ia lakukan. Uba melakukan semua itu karena ia mengikuti panggilan hatinya untuk membantu sesama.
Meskipun sering kali Uba disalahpahami oleh orang-orang karena kebaikan yang ia lakukan tanpa mengharapkan imbalan, ia tidak memperdulikannya. Ia terus bekerja dan berkiprah tanpa memedulikan omongan negatif yang ditujukan padanya. Uba tidak pernah membenci siapapun, sebaliknya, ia menunjukkan kasih yang besar kepada orang lain.
Semua tindakan Uba dilakukan sebagai bentuk “balas dendam” yang positif. Hal ini karena Uba sendiri pernah mengalami kehidupan yang miskin dan sulit. Ia pernah mengalami masa-masa sulit, bahkan harus putus sekolah. Pengalaman hidup yang sulit itu membuatnya memiliki empati yang besar terhadap penderitaan orang lain. Ia dapat menempatkan dirinya dalam situasi yang dialami orang lain dan selalu berusaha mencari solusi yang bijaksana.
Uba Pasaribu adalah sosok yang menginspirasi banyak orang melalui perjuangan dan kebaikannya. Ia berharap dengan melakukan kebaikan, semakin banyak orang miskin dapat merasakan perubahan dan kehidupan yang lebih baik. (Dewa)











