NEWS  

Setahun Rico–Zaki, Masalah Klasik Medan Dinilai Jalan di Tempat

Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Lebih dari satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2024, kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan. Sejumlah persoalan mendasar seperti sampah, jalan rusak, hingga banjir masih menjadi keluhan utama masyarakat dan belum tertangani secara sistematis.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Medan, H. Marhot Harahap, SE, menilai tahun pertama pemerintahan Rico–Zaki minim terobosan dan belum menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung. Ia menyebut, publik belum melihat arah kerja yang jelas maupun indikator kinerja yang terukur.

“Setahun berjalan, belum tampak gebrakan konkret. Tanpa target yang jelas dan transparansi program, masyarakat sulit menilai apa yang sebenarnya sudah dikerjakan,” kata Marhot kepada wartawan, Senin (6/4/2026).

Ia menilai, pemerintah kota masih berkutat pada kegiatan seremonial, sementara persoalan krusial yang menyentuh kehidupan warga belum mendapat perhatian serius. Kondisi jalan berlubang di sejumlah titik, pengelolaan sampah yang belum optimal, serta banjir musiman yang terus berulang dinilai mencerminkan lemahnya eksekusi kebijakan.

Menurutnya, pelayanan publik juga belum menunjukkan perbaikan berarti. Aduan masyarakat kerap berjalan lambat dan dinilai tidak responsif. “Masyarakat membutuhkan solusi cepat, bukan prosedur berbelit. Penanganan banjir pun masih reaktif, belum terlihat konsep jangka panjang yang komprehensif,” ujarnya.

Marhot juga menyoroti sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Medan yang masih belum terisi. Kekosongan tersebut dinilai berpengaruh terhadap efektivitas koordinasi dan memperlambat pengambilan keputusan di tingkat birokrasi.

Ia menegaskan, satu tahun pertama semestinya menjadi fase penting untuk meletakkan fondasi perubahan. Tanpa langkah tegas dan terukur, kepercayaan publik berpotensi terus menurun. “Janji kampanye harus diwujudkan. Pemerintah tidak bisa terlalu lama berada dalam fase adaptasi,” tegasnya.

Hingga Selasa (7/4/2026), Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari keduanya terkait kritik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *