Belanja Pembangunan Sumut Mulai Bergerak, Proyek Rp1,5 Triliun Sudah Mulai Dikerjakan

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution usai temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan pada Rabu (10/6/2026).
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menggenjot pelaksanaan ribuan program pembangunan tahun 2026. Dari total anggaran pembangunan sebesar Rp3,4 triliun, proyek senilai Rp1,5 triliun telah memasuki tahap kontrak sebagai sinyal percepatan belanja daerah pada semester pertama tahun ini.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution mengatakan, terdapat 4.432 kegiatan pembangunan yang menjadi target pelaksanaan tahun ini. Rinciannya terdiri dari 723 kegiatan infrastruktur dan 3.709 kegiatan noninfrastruktur yang tersebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dari total pagu anggaran Rp3,4 triliun, sebanyak Rp1,5 triliun sudah berkontrak,” ujar Faisal dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (10/6/2026).

Menurut Faisal, percepatan kontrak menjadi langkah penting untuk memastikan program pembangunan tidak hanya terserap secara administratif, tetapi juga segera memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan dunia usaha di daerah.

Pemprov Sumut, kata dia, menargetkan seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat. Belanja pembangunan yang mulai bergerak juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan perputaran uang di berbagai sektor.

Selain pembangunan reguler, Pemprov Sumut saat ini juga fokus mengawal sejumlah program prioritas yang menjadi agenda utama pemerintah daerah.

Salah satunya adalah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang mencakup 141 kegiatan dengan dukungan anggaran mencapai Rp1,1 triliun. Program tersebut dijalankan secara kolaboratif oleh sembilan OPD utama bersama sejumlah perangkat daerah pendukung.

PHTC mencakup sejumlah program unggulan, antara lain sekolah gratis melalui Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), layanan berobat gratis, Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan (JASKOP), digitalisasi pelayanan publik melalui program CERDAS, pembangunan Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI), hingga program perlindungan masyarakat berbasis restorative justice.

Di luar PHTC, Pemprov Sumut juga menjalankan 322 kegiatan yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Daerah (PSD) dengan total anggaran Rp856 miliar.

Sementara itu, dua proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) juga terus dikawal pelaksanaannya. Kedua proyek tersebut memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp986 juta dan menjadi bagian dari agenda pembangunan yang terintegrasi dengan program pemerintah pusat.

Faisal menegaskan, percepatan pembangunan yang dilakukan tahun ini dirancang untuk menyentuh berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik hingga penguatan ekonomi masyarakat.

“Harapannya pembangunan yang sedang berjalan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Utara karena mencakup hampir seluruh sektor pembangunan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *