Medan, ArmadaBerita.Com – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang memperkuat kepedulian sosial oleh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Tahun ini, Kejati Sumut menyembelih 13 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang dagingnya didistribusikan kepada pegawai, tenaga pendukung, hingga masyarakat sekitar.
Prosesi penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, didampingi Wakil Kepala Kejati Sumut, Eko Adhyaksono, di halaman kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban yang melibatkan panitia kurban Kejati Sumut, pegawai, serta pengurus Badan Kemakmuran Masjid Al-Qisth Kejati Sumut.
Muhibuddin menegaskan bahwa ibadah kurban tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan menyembelih hewan dan membagikan daging kepada penerima manfaat.
“Qurban tidak hanya sekedar menyembelih dan berbagi melainkan wujud nyata ketakwaan seseorang kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai utama Idul Adha terletak pada keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi yang harus terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Setelah proses pemotongan selesai, daging kurban dibagikan kepada pegawai Kejati Sumut, pegawai pemerintah nonpegawai negeri (PPNPN), petugas pengamanan, serta pramubakti. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kajati Sumut bersama jajaran pejabat utama.
Tak hanya internal institusi, distribusi daging kurban juga menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Penerima manfaat meliputi marbot masjid, para purnaja atau Purna Adhyaksa, insan pers mitra Kejati Sumut, tenaga pendidik, petugas kebersihan dan pengangkut sampah, kepala lingkungan (kepling), hingga warga yang bermukim di sekitar kantor Kejati Sumut.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara institusi penegak hukum dengan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi esensi Idul Adha.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama antara jajaran Kejati Sumut dan insan pers di pelataran Masjid Al-Qisth, sebelum melaksanakan Salat Jumat berjamaah.











