Samosir, ArmadaBerita.com – Kabupaten Samosir semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan di Asia. Hal itu ditandai dengan peluncuran Gerakan Wisata Bersih (GWB) dan Visit Samosir Years 2025–2026 oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Luh Ermawati Puspita, Gubernur Sumut Bobby Nasution, dan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom di Waterfront Pangururan, Sabtu (4/5/2025).
Pencanangan dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gondang dan pelepasan burung merpati. Aksi bersih-bersih massal yang melibatkan Pokdarwis, Forkopimda, pelaku industri wisata, hingga masyarakat menandai komitmen menjaga kebersihan sebagai wajah utama pariwisata Samosir.
“Bersih itu berkah,” ujar Wamen Ni Luh Puspita. Ia menegaskan, kebersihan adalah persoalan krusial dalam pariwisata. Meski Indonesia naik 10 peringkat dalam Travel and Tourism Development Index, pilar health and hygiene justru merosot.
“Indeks kesehatan dan kebersihan kita bahkan turun dari peringkat 82 ke 89. Ini PR bersama, bukan cuma tugas pemerintah, tapi semua pelaku pariwisata,” ujarnya.
Samosir juga meluncurkan aplikasi Samosir Tourism untuk memudahkan wisatawan menjelajahi spot, akomodasi, hingga jadwal event. “Aplikasi ini bisa diunduh di Play Store, memudahkan akses informasi dan layanan,” kata Bupati Vandiko.
Vandiko juga mengungkap, target kunjungan wisatawan tahun 2024 yang semula 600 ribu melonjak jadi 1,2 juta. Capaian ini disebut hasil dari sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. “Samosir kini masuk daftar 25 destinasi terbaik di Asia. Artinya, kita sudah berskala internasional,” tegasnya.
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan dukungan penuh pada kemajuan pariwisata Samosir. Ia mengumumkan bahwa Danau Toba akan menjadi tuan rumah Ultra Trail Mont Blanc (UTMB)—event lari trail paling bergengsi di dunia—pada Oktober 2025.
“Sekarang sedang tahap finalisasi lisensi. Event ini akan mendatangkan ribuan wisatawan dari berbagai negara. Kami butuh dukungan semua pihak,” ujar Bobby.
Ni Luh Puspita yang menyebut Samosir sebagai “kepingan surga” mengajak seluruh masyarakat menjaga anugerah keindahan alam. “Tuhan sudah beri kita yang indah. Cara bersyukur paling sederhana adalah menjaga kebersihannya,” pesannya.
Gerakan Wisata Bersih digagas sebagai upaya menghidupkan kembali semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap destinasi wisata. Dukungan pun mengalir dari mitra strategis seperti PT Astra International yang telah aktif membina desa wisata dan komunitas lokal.











