Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Seorang pria penggembala lembu ditemukan tak bernyawa dibawah pohon sawit milik tetangga sekampungnya bernama, Imanuel Tarigan di Desa Juma Tombak Kecamatan STM Hilir kabupaten Deli Serdang, Senin (8/6/202020) malam.
Pria malang itu bernama, Samsul Bahri (43) warga Dusun IV Sukarasa, Desa Juma Tombak, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.
Berdasarkan informasi, Senin (89/6/2020) menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, korban pergi mengembala lembu miliknya sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, pihak keluarga curiga lantaran korban tak pulang hingga petang. Padahal, korban seperti biasa pulang sekitar pukul 16.00 WIB.
Karna kecurigaan dan rasa was-was itu, adik korban yakni Abdul Maidi (32) bersama istrinya Marleni mencari Samsul hingga pukul 17.30 WIB, namun Samsul nihil ditemukan.
Abdul Maidi pun tak putus asa. Ia terus mencari abang kandungnya di perladangan tak jauh dari lembu yang di gembala. Sementara Marleni disuruhnya pulang membawa ternak lembu tersebut.
Beberapa jam mencari hingga larut malam, Abdul Maidi pun berhasil menemukan Samsul Bahri. Namun sayangnya, ketika ditemukan, abang kandungnya itu sudah tak bernyawa.
Mengetahui hal iyu, korban sempat terkejut hingga meminta pertolongan warga dan pihak keluarga lainnya. Temuan itu pun diketahui kepolisian Sektor (Polsek) Talun Kenas, dan Tim Inafis Polresta Deli Serdang guna mengetahui pasti kondisi korban.
Dari hasil keterangan di TKP pada jasad almarhum, polisi memastikan, korban ditemukan oleh adik kandungnya tergeletak didekat pohon sawit dalam keadaan terlentang dengan posisi kedua tangan di dada dan telah meninggal dunia.
“Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan luka fisik di tubuh korban. Menurut keterangan keluarga korban memang sudah mengidap penyakit usus turun,” terang Kapolsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang AKP Hendra Nata Sastra Tambunan, SE, MM melalui Kasubbag Humas Polres Deli Serdang, Iptu Maspan Naibaho kepada wartawan, Selasa (9/6/2020) siang.
Atas peristiwa yang menimpa almarhum, petugas menerangkan bahwa pihak keluarga mengaku ikhlas atas meninggalnya korban dan menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya membawa korban ke rumah orang tuanya untuk disemayamkan.
“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak keberatan dan korban sudah di semayamkan di rumah orangtuanya di Dusun IV Sukarasa, Desa Juma Tombak, Kecamatan STM Hilir,” jelasnya. (Ck)










