Medan, ArmadaBerita.Com – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, dua wanita yang terlibat dalam peristiwa duel maut di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, diduga memiliki hubungan khusus. Namun, polisi masih mendalami dugaan tersebut untuk memastikan motif di balik perkelahian yang berujung tragis itu.
“Masih kami dalami. Hasil penyelidikan akan segera kami sampaikan,” ujar Calvijn seusai memimpin apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di halaman Gudang Bulog, Jalan Mustafa, Medan Timur, Sabtu malam (8/11/2025).
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (7/11/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Dua wanita berinisial AS (35) dan IK terlibat pertengkaran hebat di rumah yang selama ini dihuni Ika dan anaknya. Peristiwa itu hingga menimbulkan korban jiwa. AS ditemukan tewas dengan luka tusuk benda tajam yang diduga gunting, sementara IK mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, perkelahian bermula saat AS mendatangi IK sambil membawa gunting. “Awalnya terjadi cekcok mulut. AS kemudian menyerang IK hingga terluka. Namun, IK berhasil keluar dari rumah untuk meminta pertolongan,” kata Ras Maju.
Tak lama kemudian, warga dan kepala dusun menemukan AS dalam keadaan sekarat di kamar dengan luka di tubuhnya. Polisi menduga AS melukai dirinya sendiri setelah pertikaian tersebut.
“Dugaan sementara bukan pembunuhan, tetapi percobaan bunuh diri. Diduga AS frustasi di dalam kamar dan menusukan gunting itu ke dirinya sendiri,” jelas Ras Maju.
Kepala Dusun setempat, Irwansyah Putra, mengatakan warga mendengar keributan sejak subuh. “Begitu kami datang, IK terkapar di ruang tamu, sementara AS ditemukan di kamar dengan luka parah dan gunting masih menancap di tubuhnya (lehernya),” ujarnya.
Dari keterangan warga, IK diketahui pernah menikah dan memiliki seorang anak yang tinggal bersamanya di rumah tersebut. Sementara AS merupakan teman wanitanya yang menumpang tinggal di rumah itu sekitar satu tahun terakhir.
“Keduanya sering terlihat bersama dan beberapa kali bertengkar. Terakhir ini katanya karena masalah pribadi,” kata seorang warga.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian dan menunggu kondisi IK membaik untuk dimintai keterangan. Hingga kini, motif pasti di balik peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan. (Asn)











