NEWS  

Diduga Sengaja Dibuang, Mayat Bayi Laki-laki Ngambang di Bagan Percut

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Warga dan pengunjung di rumah makan terapung Bagan Percut, Deli Serdang dihebohkan dengan penampakan sesosok bayi yang mengambang di bahwah pepohonan yang tumbuh di perairan Bagan Percut, Senin (30/8/2021) sore.

Beberapa pengunjung wisata kuliner disana yang melihatnya, langsung penasaran. Setelah dilihat lebih teliti, ternyata memang benar benda terapung itu bayi dengan posisi telungkup dan sudah mulai membusuk.

Sontak penemuan itu membuat heboh. Temuan itupun dilaporkan ke Kadus setempat dan diteruskan ke Polsek Percut Sei Tuan. Warga bersama nelayan dan Kadus langsung membantu mengevakuasi jasad bayi malang yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu.

Warga menduga, bayi itu sengaja dibuang oleh orang yang tak bertanggungjawab karena hasil hubungan gelap. Bahkan terlihat, bekas tali pusar masih ada pada bayi dan diduga telah putus karena lama terendam air.

“Tega sekali lah orang yang membuangnya. Semoga polisi bisa dan benar-benar mengusut kematian bayi malang ini. Kuat dugaan ini sengaja dibuang,” kata warga yang mengaku bernama Indra.

Kepala Dusun 16 Bagan Percut, Nurdin Siagian ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa jasad bayi itu pertama sekali diketahui oleh seorang pengunjung wisata kuliner di Bagan Percut.

“Pengunjung yang pertama mengetahuinya dan warga melapor ke saya,” katanya.

Menurutnya, jasad bayi laki-laki itu sudah terendam di perairan Bagan Percut selama 3-4 hari. Sebab, jasadnya sudah mulai membusuk.

“Ini bayi baru lahir, tali pusar nya sudah terputus mungkin karena lama terendam sekitar 3/4 hari,” ujar Nurdin Siagian.

Begitu jasadnya berhasil diangkat ke permukaan, oleh warga, jasad bayi itu dimasukkan ke dalam kardus lalu dibungkus plastik. Polisi yang datang lalu membawa jasad bayi malang itu ke rumah sakit Bhayangkara Medan guna keperluan autopsi.

Panit I Reskrim Polsek Percutian Sei Tuan, Iptu Ahmad Akbar membenarkan penemuan mayat bayi yang terapung di kawasan wisata Bagan Percut.

“Iya benar. Saat petugas piket datang ke lokasi, mayat bayi laki-laki itu telah dievakuasi oleh warga karena hari sudah mulai gelap. Saat ini masih dalam penyelidikan dan jasadnya sudah di rumah sakit untuk diautopsi,” jelasnya. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *