Medan, ArmadaBerita.Com
Polsek Percut Sei Tuan mengamankan seorang remaja diduga pelaku Sodomi terhadap 4 bocah SD di Kota Medan. Pelaku berinisial FP (16) diketahui masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Medan.
“Iya benar, tersangkanya diserahkan ke kita. 4 orang korban yang dicabuli,” aku Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Ofi kepada wartawan.
Namun, dirinya ketika ditanyai lebih detali terkait kasus sodomi itu Ipda Ofi mengaku masih dalam pemeriksaan.
Namun diketahui, terdapat kedua orangtua korban yang sudah melapor. Kedua korban berinisial F (8) dan FA (8) yang merupakan warga Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Sumatera Utara. Keduanya masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas tiga.
“Kejadiannya itu terjadi pada bulan September 2020 lalu,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.
Saat itu kedua Korban sedang bermain bersama-sama di dekat Musholla Al-Amin, Jalan Jermal 15, Tanah Garapan, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan. Lalu pelaku menghampiri korban dan mengajak korban masuk ke dalam kamar mandi Musala tersebut.
Sesampainya di TKP, pelaku meminta korban untuk membuka celananya. Keduanya pun menuruti kemauan pelaku, tak sampai disitu tersangka turut membuka calana nya juga dan langsung menyodomi korban sebanyak satu kali pada setiap korban.
Usai memuaskan hasratnya pelaku memberikan uang tutup mulut sebesar Rp 2000,- kepada kedua korban dan menyuruh pulang. Sesampainya di rumah, para korban menceritakan peristiwa itu kepada orang tuanya.
Bak disambar petir kedua orang tua korban sok dan terkejut mendengar apa yang telah diceritakan anaknya. Dengan kesal kedua orang tua para korban mencari keberadaan pelaku, usai mendapatkan tersangka langsung dibawa ke Polsek Medan Area.
Melihat lokasi kasus berada di wilayah hukum Polsek Percut, maka petugas Polsek Medan Area mengantar pelaku ke Polsek Percut Sei Tuan.
“Iya benar, korbannya 4 orang. Saat ini kita sedang memeriksa korban dan saksi, serta melakukan Visum Et Refertum (Ver), sementara pelaku sudah mengakui perbuatannya, katanya ia hanya menggesek-gesekkan saja,” aku Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja, Selasa (6/10/2020). (Nst)










