Palembang, ArmadaBerita.Com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menunjukkan perannya dalam mendorong ekonomi daerah dengan melepas ekspor produk turunan kelapa dan komoditas unggulan lainnya dari Sumatera Selatan, Selasa (21/6/2026).
Pelepasan ekspor yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan itu dipimpin Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko, bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sultan Muda XporA 2026.
Dalam tahap awal, ekspor mencakup 46 ton coconut shell charcoal dan 25 ton coconut chips yang ditujukan ke China, Taiwan, dan Prancis. Selain itu, turut diekspor lada hitam sebanyak 500 kilogram serta produk kerupuk olahan mencapai 21 ton, dengan total nilai sekitar Rp1,6 miliar.
Hernawan menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ekspor, melainkan langkah strategis memperkuat peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ini bukan hanya tentang ekspor dan UMKM, tetapi bagaimana daerah bisa menjadi penggerak utama ekonomi Indonesia melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujarnya.
Program tersebut, lanjutnya, selaras dengan prioritas pemerintah dalam mendorong kedaulatan pangan dan penguatan sektor riil berbasis potensi lokal. OJK juga terus memperluas cakupan program dengan menyesuaikan komoditas unggulan di tiap daerah.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan, hilirisasi produk, serta integrasi akses keuangan.
“Sektor jasa keuangan hadir dari hulu ke hilir, mulai produksi hingga ekspor, termasuk melalui skema trade finance dan Letter of Credit,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Herman Deru menyebut program ini mampu melahirkan wirausaha muda yang produktif dan kompetitif di pasar global.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar melahirkan lebih banyak Sultan Muda baru yang siap bersaing,” katanya.
Program Sultan Muda XporA 2026 sendiri merupakan bagian dari inisiatif 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan yang bertujuan memperluas lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, serta mengembangkan industri kreatif.
Dalam kesempatan yang sama, OJK juga memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Sultan Muda Sumsel Center sebagai pusat pelatihan, inkubasi bisnis, dan akses jaringan keuangan. Selain itu, dilakukan penyerahan pembiayaan komoditas unggulan senilai Rp869,29 miliar serta fasilitas letter of credit ekspor sebesar 209.723 dolar AS.
Langkah ini menegaskan komitmen OJK dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi ekspor.











