Pengaruh Radiasi Android bagi Anak-anak selama Belajar Online di Masa Pandemi

Share

Di masa pandemi ini, di mana seluruh pelajar dituntut untuk melakukan pembelajaran secara online atau daring. Pembelajaran secara daring ini tak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi kegiatan ini juga dilakukan oleh anak-anak seperti Paud, TK dan SD.

Nah, kita ketahui sendiri untuk melakukan pembelajaran ini, maka yang diperlukan sebagai media pembelajarannya ialah smartphone. Kita semua mengetahui bahwa seiring berkembangnya zaman, maka banyak sekali anak-anak di bawah umur yang sudah sangat lihai menggunakan smartphone untuk bermain. Dan karena pandemi ini, pemerintah menggantikan semua pembelajaran harus dilakukan menggunakan media teknologi tersebut.

Kegiatan pembelajaran tersebut, menjadi sebab yang tak dapat dipungkiri lagi, bahwa aktifitas sehari-hari anak akan selalu melekat dengan yang namanya gadget, yang mana digunakan untuk belajar maupun bermain. Nah, di sini pentingnya peran orang tua untuk mengatur jadwal anak dalam bermain dan belajar menggunakan smartphone.

Selama kegiatan daring dilakukan maka sebagian besar waktu anak dihabiskan untuk melihat dan bermain dengan gadget. Tahukan anda, bahwa mata yang selalu terpapar dengan smartphone akan terdampak oleh radiasinya. Smartphone memiliki radiasi yang cukup besar yang memiliki dampak bahaya bagi tubuh manusia khususnya mata manusia.

Diantaranya dampak radiasi smartphone bagi tubuh manusia seperti mmebuat sakit kepala, mudah lelah dan sulit tidur, memicu kerusakan otak, merusak ginjal, mengganggu janin pada ibu hamil, memicu penyakit katarak.

Menurut berita yang dirilis oleh CNN Indonesia, bahwasannya radiasi smartphone ialah sebuah gelombang elektromagnetik yang memancarkan radio frekuensi yang dapat menyebabkan kerusakan bagi otak manusia.

Orang tua sebagai orang yang berkewajiban dalam mengatur dan menetukan masa depan anaknya sejak dini, harus memiliki bekal pengetahuan khususnya terhadap pengaruh positf maupun negatif dari smartphone. bekal pengetahuan ini dapat menjadi sebuah langkah untuk mengatur waktu anak agar disiplin mengatur waktu dalam menggunakan gadget.

Perlu kita ketahui banyak sekali dampak dari gadget bagi pelajar, yang pertama dampak positif diantaranya mempermudah komunikasi, sebagai media hiburan, meningkatkan pengetahuan, kenyamanan dalam belajar, tersedianya teknologi yang lebih canggih, serta meningkatkan kemampuan dalam mengatur waktu.

Selain dampak positif yang kita dapatkan dari menggunakan gadget, media teknologi ini juga memiliki dampak negatif yang harus kita waspadai di dalam menggunakannya khususnya bagi anak-anak di bawah umur.

Yang mana diantara dampak negatifnya ialah membuat fokus belajar hilang, menyebabkan kecanduan, kurangnya interaksi sosial di kehidupan nyata, membuat prestasi akademi menurun, kurang berempati dengan lingkungan sekitar, meningkatkan level kecemasan dan depresi, resiko penyalahgunaan smartphone, menggangu kesehatan serta mengurangi daya tangkap otak.

Maka sebagai orang tua, adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengontrol anak dalam bermain dan menggunakan gadget agar terhindar dari dampak negatif diantaranya dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti:

1. Batasi waktu penggunaan
Hal ini dapat kita lakukan dengan mengontrol dan mengatur waktu anak dalam menggunakan gadget, contoh meluangkan waktu menggunakan gadget untuk belajar online, dan menggunakan gadget untuk bermain bagi anak dengan memberikan waktu sekitar 2 jam, dan kemudian melepaskannya dari gadget.

2. Beri jadwal
Memberikan jadwal waktu kepada anak sesuai dengan kabutuhannya misalnya belajar online dan bermain selama beberapa jam yang telah diatur. Serta laungkan waktu orang tua dan anak untuk melakukan kegiatan ekstra bagi anak tanpa menggunakan gadget.

 3. Jangan beri akses penuh
Sebaiknya selalu kontrol anak dalam menggunakan gadget, baik itu dari aplikasi yang ia gunakan untuk belajar maupun bermain di dalam smartphone, maupun waktu penggunaannya.

 4. Berikan pengetahuan sejak dini mengenai dampak penggunaan gadget kepada anak.
Hal ini dapat kita lakukan dengan berkomunikasi secara harmonis dan kontinue kepada anak ketika bermain gadget dengan nasehat dan juga ajakan yang baik.

Langkah-langkah diatas dapat kita pahami secara seksama bahwasannya pengawasan, mengatur waktu dalam menggunakan gadget dan pengetahuan seputar dampak gadget bagi anak atau diri kita sendiri merupakan hal terpenting yang harus kita pahami agar dampak negatif dari gadget dapat kita hindari dari kita memperoleh dampak positif dari penggunaan gadget itu sendiri.

Penulis adalah Mahasiswa jurusan Tadris Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara stambuk 2017 yang kini tengah menjalani masa pengabdian masyarakat dalam kelompok KKN 96.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *