Medan, ArmadaBerita.Com
Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, Lailatul Badri memberikan apreasi atas gerak cepat Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), yang telah bergerak cepat (Gercep) menurunkan tim untuk melakukan pembenahan sistem drainase di Jalan Mandala By Pass Simpang Jalan Pukat Banting 2, Medan Tembung.
Hal itu diutarakan politisi PKB ini saat melakukan peninjauan kembali bersama tim dari Dinas SDABMBK Kota Medan ke Jalan Pukat Banting 2, Kecamatan Medan Tembung, Tabu (30/4/2025).
Permasalahan banjir di kawasan itu berawal dari keluhan warga kepada anggota DPRD Medan, Lailatul Badri terkait Drainase yang tidak berfungsi, sehingga sering menyebabkan banjir. Lela, sapaan akrab sang anggota dewan ini pun langsung berkoordinasi ke Dinas SDABMBK.
“Dari laporan yang kita dapatkan dari masyarakat di Jalan Jalan Mandala By Pass Simpang Jalan Pukat Banting 2 sistem drainase yang tumpat saat ini dalam tahap pembenahan. Kita sangat apreasi atas langkah Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) yang dengan cepat melakukan pembenahan drainase,” ungkapnya.
“Dengan langkah kolaborasi ini kita sangat harapkan agar apa yang menjadi keluhan masyarakat secepatnya direspon.Sehingga masyarakat bisa merasakan hadirnya pemerintah dan wakil rakyat sebagai perwakilan mereka serta sesuai dengan harapan saudara Wali Kota Medan Medan Untuk Semua,” sambung politisi Dapil 3 ini.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, masyarakat di Jalan Mandala By Pass Simpang Jalan Pukat Banting 2, Kecamatan Medan Tembung mengeluhkan sistem drainase yang tidak jalan di kawasan tersebut.
Mewakili warga, Kepling 13, Ahmad Tohir Nasution membeberkan bahwa setiap hari kawasan tersebut tergenang air karena tidak ada saluran pembuangan.
“Ini sudah tiga minggu air dari parit tergenang karena tidak bisa mengalir. Akibatnya, airnya jadi meluap dan jadi genangan di rumah warga,” keluhnya kepada anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri yang saat itu melakukan peninjauan secara langsung.
Ahmad Yohir juga menyampaikan bahwa kawasan drainase tersebut pernah dikorek beberapa tahun silam, namun sejak itu belum ada pengorekan.
“Drainase ini dikorek tahun 2021, habis itu tidak ada lagi. Bisa jadi terjadi pendakalan sehingga air meluap,” katanya.
Dengan adanya perbaikan drainase ini, Ahmad Tohir dan warga di Jalan Pukat Banting 2 berharap setidaknya mampu mengurangi banjir yang terus melanda hingga ke rumah warga. (*)











