NEWS  

Mahasiswi UNPRI Diduga Dibunuh, Mayatanya Telentang di Pinggir Jurang Sungai Lau Bekala

Share

Pancur Batu, ArmadaBerita.Com

Seorang wanita ditemukan tak bernyawa dengan posisi telentang di pinggir jurang sungai Lau Bekala, Dusun I, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (12/4/2020) pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Temuan itu membuat warga geger. Hingga kabar itu diketahui pihak keluarga, Kiki Febrian alias Acai (21), yang mengakui adik kandung korban.

Tak lama, diketahui identitas korban yang bernama, Juliana Liem boru Tumanggor (26) warga asal Pantai Cermin, yang ngekost di Simpang Selayang Medan yang merupakan mahasiswi salah satu Universitas swasta di Kota Medan ini, diduga kuat korban pembunuhan.

Hal itu menyusul diketahui adanya dugaan bekas tanda penganiayaan pada tubuh (jasad) korban.

“Itu kakaku, dia mahasiswa dikampus Unpri. Senin sampek Jum’at kuliah malam. Sabtu dan Minggu dia kerja PT. Gober,” ungkap, Acai, usai menangis dan terilaht masih syok sbil meratapi jasad kakaknya di lokasi.

Informasi yang diperoleh dari lapangan, penemuan jasad korban yang diketahui bernama Juliana, pertama kali ditemukan oleh Siti Sarah Beru Perangin-angin (45).

Saat itu dirinya bersama warga sekitar lokasi bersama anaknya hendak mencuci di sungai. Saat hendak turun ke sugai, kedua saksi yang merupakan anak mamak ini melihat seorang wanita dalam posisi telentang di anak tangga menuju ke sungai.

Jelas kedua saksi itu sontak terkejut dan memberitahukannya kepada warga lainnya. Oleh warga langsung memberitahukan kepada pihak kepolisian Sektor Pancur Batu.

Tak lama kemudian, petugas Reskrim Polsek Pancur Batu turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan di lokasi dengan memasang police line (garis polisi).

Menyusul kemudian, Tim Inafis dari Polrestabes Medan turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP. Korban diketahui bernama Juliana Liem Boru Tumanggor.

Hal ini terungkap dari keterangan adik dan teman sekolah korban yang sempat membuat laporan ke Polsek Pancur Batu terkait kehilangan orang.

Dari sekitar TKP, petugas menemukan sepasang sendal karet diduga milik korban, sebungkus kotak rokok sempurna kosong. Selanjutnya, mayat wanita keturunan Tionghoa ini pun dievakuasi ke ruang jenazah RSU Bayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan, dengan menggunakan mobil patroli Polsek Pancur Batu.

Di kepala korban dan hidung mengeluarkan darah, diduga akibat dianiaya.

Kapolsek Pancurbatu AKP Dedy Dharma, SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Suhaily A Hasibuan, SH MH ketika dikonfirmasi di lokasi membenarkan adanya bekas penganiaayan terhadap jasad koban.

“Diduga korban tewas karena dibunuh,” ucap Kapolsek.

Korban tewas akibat pembunuhan. Namun, belum pasti mengetahui secara pasti apa motif pembunuhan tersebut.

“Kita menduga kalau korban yang disebut-sebut merupakan karyawati di PT. Gober ini dibunuh di tempat lain, lalu mayatnya dibuang di pinggir sungai tak jauh dari lokasi kuburan Khatolik Desa Durin Tonggal Kecamatan Pancur Batu,” jelas AKP Dedy. (Wandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *