Jakarta, ArmadaBerita.Com – JNE resmi menutup rangkaian JNE Content Competition 2026 dengan menggelar malam penganugerahan di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan, Kamis (23/7). Kompetisi yang memasuki penyelenggaraan ke-13 sejak 2011 ini mencatat antusiasme tinggi dengan terkumpul 5.273 karya dari kategori karya tulis, foto, video, dan desain.
Sebanyak 77 pemenang dari berbagai kategori menerima penghargaan. Sorotan utama malam penganugerahan tertuju pada pemberian predikat Best of The Best kepada dua jurnalis yang berhak membawa pulang hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah.
Mereka adalah Utomo Priyambodo, jurnalis National Geographic Indonesia, yang menjadi Juara I Writing Jurnalis Regional Jakarta dan Banten, serta Idris Prasetiawan, jurnalis Palopopos Fajar, peraih Juara I Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, mengatakan tingginya partisipasi peserta menjadi bukti besarnya potensi kreativitas masyarakat Indonesia. Mengusung tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita”, kompetisi ini menghadirkan beragam kisah inspiratif, mulai dari perjuangan UMKM hingga nilai kemanusiaan di balik setiap pengiriman.
“Di usia JNE yang ke-35, kami ingin terus menjadi bagian dari ekosistem kreatif Indonesia dengan mendukung setiap talenta agar terus berkembang dan menghasilkan karya yang memberikan dampak positif,” ujarnya.
Ketua ILTHABI REKATMA, Ilham Akbar Habibie, mengapresiasi semangat para peserta yang dinilainya mencerminkan besarnya potensi inovasi generasi muda Indonesia. Menurutnya, JNE telah menghadirkan ruang yang mendorong lahirnya kreativitas sekaligus membuka peluang bagi talenta baru untuk berkembang.
Senada dengan itu, juri kategori Writing Nasional, Maman Suherman, menilai banyak karya peserta berhasil mengangkat sisi humanis layanan logistik. Menurutnya, setiap paket yang diantarkan tidak sekadar memindahkan barang, tetapi juga membawa harapan, perjuangan, dan kasih sayang.
Salah satu peraih penghargaan utama, Utomo Priyambodo, mengaku tidak menyangka karyanya mampu mengantarkannya meraih predikat Best of The Best. Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang inspiratif.
“Ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan pemenang kategori pelajar, Teza Syahrudin dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, turut hadir mengungkapkan kegembiraannya, “Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di acara awarding ini memberikan pengalaman yang tak ternilai dan menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang foto,” ungkapnya.
Melalui JNE Content Competition 2026, perusahaan logistik nasional tersebut kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penghubung pengiriman barang, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem industri kreatif Indonesia melalui ruang kompetisi yang mendorong lahirnya ide, cerita, dan karya berkualitas. (*)











