NEWS  

Jasad Wanita Ngambang di Aliran Sungai Tembung Berusia 68 Tahun

Wanita Poroh Baya yang hanyut diangkat warga dari dalam sungai hingga ke badan jalan. (Arvin)
Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Beberapa jam setelah ditemukan, identitas jasad wanita paroh baya yang hanyut, lalu mengambang di Aliran Sungai Tembung, tepatnya di Jalan Duku Raya, Dusun 17, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, akhirnya terungkap, Sabtu (5/7/2025).

Almarhumah diketahui bernama, Yusniar, warga Jalan Persatuan, Dusun IX, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan. Wanita yang saat ditemukan mengenakan pakaian lengan panjang bermotif bungan serta batik, dengan celana pendek ini adalah nenek Berusia 68 tahun.

Kapoksek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul membenarkan temuan wanita paroh baya yang mengambang di Aliran sungai Tembung pagi tadi telah diketahui identitasnya. Ia juga menyatakan bahwa tidak ditemukan tada-tanda penganiayaan pada jadan Yusniar

Sebab, kata Kapoksek, pihaknya yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) ikut menyaksikan pemeriksaan oleh Tim Inafis. “Tim Inafis datang untuk melakukan identifikasi terhadap mayat dan hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” bilang Kompol Johnson.

Polisi yang mengaku mendapatkan informasi temuan tersebut sekitar pukul 20.30 WIB pagi tadi, menyampaikan bahwa saat di TKP korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi sudah diangkat dari pinggiran sungai.

Keterangan ini juga diperoleh polisi dari keterangan warga sekitar, termasuk Kepala Lingkungan (Kepling) setempat yang dimintai menjadi saksi.

“Saat ini mayat korban sudah diserahkan kepala pihak keluarga dan disemayamkan di rumah duka di Jalan Persatuan, Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sebelumnya diketahui bahwa penemuan itu dikatahui pada Sabtu (7/5/2025) warga dan pengguna jalan di Jalan Duku Raya, sempat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di sungai pada 08.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisinya telah meninggal dunia. Meski banyaknya warga yang melihat, namun pago itu belum ada yang mengenali korban. Setelah jenazah diangkat, polisi pun datang ke lokasi. Warga tak sedikit yang mendokumentasikan kondisi korban lewat Handphone. Dan akhirnya pihak keluarga korban mengetahui informasi itu. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *