BI Luncurkan Buku LPI Tahun 2024, Optimis Kinerja di 2025 Lebih Baik

Gubernur BI, Perry Warjiyo menekan tombol pertanda diluncurkannya buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) tahun 2024.
Share

Jakarta, ArmadaBerita.Com

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) tahun 2024 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (22/1/2025) pagi. Peluncuran ini dihadiri langsung Gubernur BI Perry Warjiyo, para Dewan Gubernur BI, Kementrian, Komisi XI DPR RI, Ekonom, hingga Akademisi.

Peluncuran buku LPI ini bertemakan “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional”. Di dalam buku ini membahas bauran kebijakan BI hingga prospek kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2025 yang optimis lebih baik lagi.

Dalam sambutannya, Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan bahwa pada tema peluncuran buku LPI 2024 ini memiliki 3 kata yang sangat penting.

Pertama, Sinergi. BI dari tahun ke tahun dan dekade ke dekade menghadapi berbagai tantangan hingga keberhasilan indonesia menghadapi tantangan untuk terus tumbuh dengan baik dalam mensejahterakan rakyat. “Kami tidak bekerja sendiri-sendiri. Dengan sinergi bersama Pemerintah, Kementerian, Akademisi, Komisi XI DPR RI, Industri, BI terus bersatu menjaga ekonomi kita untuk kesejahteraan rakyat agar negara kita terus kuat,” kata Perry.

Kedua adalah Stabilitas. Tidak ada negara yang bisa maju kalau tidak stabil, baik di bidang politik, hukum, apalagi di bidang ekonomi dan keuangan. “Stabilitas lebih untuk pertumbuhan,” ujarnya.

Ketiga, Transformasi. Transformasi adalah kunci kita untuk bisa tumbuh lebih tinggi. “Bagaimana kita meningkatkan produktivitas, meningkatkan modal, menciptakan lapangan kerja, dan juga aspek-aspek efisiensi produk dalam ekonomi. Itulah transformasi,” bilang Perry.

Perry juga menegaskan mendukung penuh visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang telah menyasar kepada tiga kata pada tema hari ini, yakni: Sinergi, Stabilitas dan Transformasi, untuk menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Secara jelas, visi Asta Cita itu telah ada di dalam buku yang akan diluncurkan hari ini dan akan dipaparkan oleh Deputi Gubernur BI, Aida S Budiman, Juda Agung, dan lainnya. Buku LPI 2024 ini mengulas bagaimana BI memenuhi amanat undang-undang untuk evaluasi perekonomian dan kebijakan BI di tahun 2024, prospek ekonomi di tahun depan (2025), dan arah kebijakan BI, serta bagaimana BI bersinergi.

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI).

Tiga Optimisme BI di Tahun 2025

Sebagai Keynote speech di acara itu, Gubernur BI ini sedikit mengulas isi buku LPI 2024 yang di dalamnya menegaskan 3 (tiga) hal optimisme BI di tahun mendatang. “Pertama, kami di BI optimis untuk tahun ini (2025) Indonesia akan mencapai kinerja yang lebih baik dari tahun 2024,” tegas Perry.

Perry memperkirakan, di tahun 2025 pertumbuhan akan tumbuh antara 4,7-5,5 persen dan akan naik di tahun depan 4,8 – 5,6 persen. Pertumbuhan itu menurutnya akan terus naik dalam 2 tahun ini dan terus naik ke tahun-tahun selanjutnya.

BI juga optimis bahwa inflasi akan terkendali di 2,5±,1%. Rupiah akan dijaga jaga stabil, supaya ekonomi terus tumbuh. Kredit didorong agar bisa tumbuh antara 11 – 13 persen, dan digitalisasi ekonomi Indonesia akan terus tumbuh berlanjut.

“Kami optimis bahwa Indonesia bersatu, bersenergi, tidak hanya stabil tapi juga tumbuh lebih tinggi di tengah gejolak global, geopolitik yang masih berlanjut,” imbuh Perry.

Pun begitu, Perry menyebut agar kita tetap waspada terhadap berbagai gejolak global. Namun, tetap juga harus membangun optimisme untuk bersama kita maju ke depan.

Kedua, arah kebijakan BI akan terus diarahkan untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. “Seperti yang sudah kaminjelaskan bahwa untuk kebijakan moneter kami arahkan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.

Ketiga, mendukung penuh program-program Asta Cita dalam 5 aspek, diantaranya:

1. BI terus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Stabilitas nilai tukar, stabilitas moneter. Komitmen BI terus memastikan rupiah stabil di tengah tekanan mata uang dollar yang terus kuat.

2. BI terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan. Dimana dijelaskan bahwa Indonesia adalah salah satu contoh terbaik bagaiman kebijakan fiskal, bersama kebijakan bank sentral selalu berenergi. “Kami bersama Menteri Keuangan sepakat bahwa tahun ini BI akan melakukan pemelian SBN termasuk Switching, agar pembiayaan fiskal bisa didorong. Sehingga kami mendukung Asta Cita,” ungkap Perry.

3. Mendukung program-program dalam mendorong kredit ke sektor-sektor prioritas. “Kami sudah salurkan intensif likuiditas kepada perbankan sebagai Rp295 Triliun. Dan kami sudah arahan sektor-sektor yang menciptakan lapangan pekerja. Terbesar adalah di pertanian, perdagangan, ritael, termasuk di sektor perumahan rakyat, dan terbesar di bidang UMKM,” paparnya.

4. Mendukung program-program ketahanan pangan, yang dikaitkan dengan pengendalian inflasi. “Kami kerahkan 46 kantor Bank Indonesia untuk mendukung kesuksesan program-program hilirisasi pangan,” tutur Perry.

5. Mendukung bagaimana digitalisasi dalam Asta Cita itu berlangsung. Baik melalui penyaluran bantuan sosial, digitalisasi, transportasi, bahkan transaksi keuangan pemerintah. BI terus mendigitalkan ekonomi UMKM dan Mikro supaya mendorong ekonomi Indonesia agar berkelanjutan secara inklusif.

“Itulah dukungan BI dalam program-program Asta Cita. Pertama, Stabilitas. Kedua, Pembelian SBN termasuk Switching. Ketiga, Intensif Likuiditas untuk mendorong kredit ke sektor-sektor prioritas penciptaan lapangan kerja. Keempat, Ketahanan pangan melalui hilirisasi, dan ke Lima adalah Digitalisasi,” tegasnya.

Selain dukungan 5 program Asta Cita itu, BI juga sedang mempersiapkan 2 dukungan lainnya terhadap Asta Cita. “Pertama, Bagaimana BI mendukung program pemerintah dalam mengoptimalisasikan DHE, Devisa hasil ekspor dari sumber daya alam. Kedua, Mendukung program makan bergizi. Karena mendukung ekosistem keuangan ekonomi inklusif,” pungkas Gubernur BI Perry Warjiyo dan selanjutnya memulai peluncuran buku LPI 2024. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *