Tim Mahasiswa Ukrida Perkenalkan Metode Cup of Talent and Cup of Hopes untuk Anak-Anak Panti Asuhan Hati Bangsa

Share

ARMADABERITA.COM | JAKARTA – Di usia kanak-kanak hingga remaja, mengenali bakat dan impian sangatlah penting. Hal ini juga berlaku bagi anak-anak di Panti Asuhan Hati Bangsa, tempat kami, Yanti Setyaningsih, Helen Giovanny, dan Vallencia—mahasiswi Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida)—mengadakan program Pelayanan Komunitas.

Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak mengenali potensi diri, memahami impian mereka, serta membangun pola pikir positif agar lebih percaya diri dalam mengejar cita-cita.

Tentang Program

Program ini berlangsung pada Minggu, 9 Maret 2025, pukul 17.00 WIB di ruang serbaguna Panti Asuhan Hati Bangsa, Jakarta Utara. Dengan memanfaatkan alat bantu seperti proyektor, handphone, alat tulis, cups, dan sticky notes, kami memperkenalkan metode Cup of Talent and Cup of Hopes—sebuah pendekatan baru untuk mengenali bakat dan impian anak-anak.

  • Cup of Talent: Anak-anak menuliskan bakat dan keterampilan mereka, seperti seni, olahraga, akademik, musik, atau lainnya.
  • Cup of Hopes: Mereka menuliskan impian dan harapan untuk masa depan.

Setelah menuliskan bakat dan impian mereka, anak-anak berbagi cerita di depan teman-teman. Awalnya, beberapa dari mereka merasa malu atau ragu, tetapi suasana yang suportif membantu mereka lebih percaya diri untuk mengungkapkan apa yang mereka tulis.

Tim Mahasiswi Ukrida bersama Anak-anak Panti Asuhan Hati Bangsa.

Menghadapi Tantangan

Tidak semua anak mudah mengekspresikan diri. Beberapa masih merasa malu atau kurang percaya diri, sementara yang lain sulit berkonsentrasi. Untuk mengatasinya, kami menerapkan pendekatan interaktif dengan ice breaking games seperti permainan 369, yang membantu mereka lebih nyaman berkomunikasi. Kami juga memastikan setiap anak mendapat kesempatan berbicara dan didengar.

Hasil dan Manfaat

Momen paling berharga adalah saat anak-anak menuliskan impian dan bakat mereka. Ada yang bercita-cita menjadi pemain bola, penyanyi, pemain basket, guru, polisi, dan dokter. Dengan menampilkan materi dan video inspiratif, mereka menyadari bahwa dengan usaha sungguh-sungguh, mereka bisa mewujudkan impian tersebut.

Metode ini diterapkan melalui berbagai aktivitas yang membantu anak-anak mengidentifikasi dan mengembangkan bakatnya. Mereka dibimbing oleh mentor atau relawan untuk mengasah keterampilan sesuai minat mereka.

Sedangkan dalam Cup of Hopes, mereka diajarkan memahami langkah-langkah untuk mencapai impian mereka, mendapatkan motivasi dari kisah sukses, dan dukungan moral agar tetap semangat menghadapi tantangan.

Kesimpulan

Setiap anak memiliki potensi luar biasa, terlepas dari latar belakang mereka. Program ini bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian untuk bermimpi, dan semangat untuk terus berusaha.

Kami ingin menyampaikan pesan bahwa bakat bukanlah sesuatu yang dimiliki segelintir orang, tetapi sesuatu yang harus ditemukan, diasah, dan dikembangkan dengan penuh semangat.

Terima kasih kepada anak-anak Panti Asuhan Hati Bangsa yang telah berbagi cerita dan kepada semua pihak yang mendukung program ini. Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari perjalanan penuh harapan dan keberanian bagi kita semua. Mari terus berusaha, percaya pada diri sendiri, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *