Rafting Bah Bolon Jadi Bintang Baru PRSU 2026, Wisata Adrenalin Sergai Diburu Pengunjung

Pemandu Paviliun Serdang Bedagai berfoto di depan boat arung jeram Bah Bolon di PRSU 2026 di Medan. Destinasi tersebut menjadi salah satu yang paling banyak ditanyakan selama pameran berlangsung.
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Di tengah beragam atraksi yang ditawarkan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026, satu destinasi berhasil mencuri perhatian pengunjung. Bukan kuliner ataupun pertunjukan seni, melainkan wisata arung jeram Sungai Bah Bolon dari Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Untuk pertama kalinya, boat arung jeram dipamerkan di Paviliun Sergai dengan penataan yang atraktif. Kehadirannya langsung menjadi magnet baru di arena pameran. Tak hanya menjadi lokasi favorit untuk berfoto, tetapi juga memancing rasa penasaran pengunjung yang ingin merasakan sensasi menaklukkan derasnya Sungai Bah Bolon.

Antusiasme tersebut terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang setiap hari datang untuk mencari informasi mengenai paket wisata arung jeram tersebut.

“Setiap hari ada saja pengunjung yang datang menanyakan arung jeram Bah Bolon. Dalam sehari bisa sekitar lima hingga 30 orang yang meminta informasi,” kata pemandu Paviliun Sergai, Dito Triwahyudi, Kamis (9/7/2026).

Menurut Dito, wisata arung jeram Bah Bolon memiliki dua titik keberangkatan, yakni dari Bumi Perkemahan Sipispis dan Desa Bartong. Saat ini terdapat tiga operator yang melayani wisatawan, yaitu Sipispis Arung Jeram, Arung Jeram Bah Bolon, dan Ancol Rafting.

Wisata ini menawarkan dua pilihan paket. Paket pengarungan selama sekitar tiga jam dipatok mulai Rp200 ribu per orang, sedangkan paket enam jam dibanderol Rp300 ribu per orang.

Seluruh paket sudah mencakup perlengkapan keselamatan, pendampingan pemandu profesional, air mineral, serta satu kali makan. Bagi wisatawan yang ingin mengabadikan pengalaman berarung jeram, tersedia pula paket dokumentasi eksklusif berupa foto dan video dengan tarif berkisar Rp500 ribu hingga Rp700 ribu.

Selama pengarungan enam jam, peserta akan diajak menyusuri berbagai titik ikonik seperti Air Terjun Sibusa-busa, Hujan Abadi, Air Terjun Bah Gula, hingga Green Canyon. Sementara pada paket tiga jam, wisatawan tetap disuguhi tantangan melewati sejumlah jeram favorit, di antaranya Sungai Cabang, Magic Wall, Batu Boru Majile, Jeram Siawak, Patahan, Jeram Rollercoaster, Batu Lompatan, Batu Kodok, dan Jeram Simpo.

Tak hanya melayani wisatawan individu, arung jeram Bah Bolon juga membuka layanan bagi rombongan. Apabila jumlah peserta belum memenuhi kuota, wisatawan akan digabung dengan kelompok lain. Sementara untuk kegiatan komunitas, sekolah maupun perusahaan, kapasitas layanan mampu menampung sekitar 60 hingga 100 peserta dalam satu sesi.

Akses menuju lokasi relatif mudah. Dari Kota Medan, wisatawan dapat menempuh perjalanan menuju Tebing Tinggi menggunakan bus antarkota, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sipispis dengan kendaraan sewaan atau kendaraan pribadi karena belum tersedia angkutan umum hingga ke lokasi.

Kehadiran arung jeram Bah Bolon di PRSU 2026 menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai untuk memperkenalkan potensi wisata minat khusus kepada pasar yang lebih luas. Selain rafting, Paviliun Sergai juga menampilkan beragam destinasi wisata alam serta produk-produk UMKM unggulan daerah.

Dengan kombinasi panorama alam, tantangan jeram, dan harga yang relatif terjangkau, Bah Bolon kini mulai menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata petualangan yang layak diperhitungkan di Sumatera Utara.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *