ARMADABERITA.COM | JAKARTA – “Manusia tidak akan pernah berhenti belajar.” Ini bukan sekadar slogan, tetapi sebuah semangat yang kami bawa dalam perjalanan berbagi ilmu dan pengalaman.
Dengan keyakinan bahwa setiap orang memiliki hak untuk belajar, kami—Karina, Kezia Sugiwan, dan Anetta Lavinia K, mahasiswa Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA)—melaksanakan kegiatan belajar mengajar sebagai bagian dari mata kuliah Pelayanan Komunitas.
Kami menamai program ini “Membangun Mimpi dengan Pena dan Piring”, karena bukan hanya ilmu yang ingin kami bagikan, tetapi juga kesadaran akan pentingnya makanan sehat.
Pada Sabtu, 8 Maret 2025, kami berkumpul di Perkampungan Jalan Mangga Dua Raya, dekat Stasiun Jakarta Kota, bersama adik-adik yang penuh semangat. Teras balai kecil menjadi ruang kelas kami, tempat kami bercengkerama, belajar, dan berbagi.
Dalam suasana sederhana namun penuh makna, kami memulai dua kegiatan utama: belajar calistung (membaca, menulis, berhitung) dan edukasi tentang makanan sehat.
Belajar Bersama, Tumbuh Bersama
Anak-anak yang hadir berasal dari usia yang berbeda-beda, mulai dari yang belum masuk sekolah hingga kelas 5 SD. Kami pun menyesuaikan metode pengajaran agar mereka bisa belajar dengan nyaman.

Untuk anak-anak yang belum bersekolah, kami memperkenalkan huruf dan angka secara menyenangkan, sementara anak-anak yang sudah bersekolah diberikan latihan membaca, menulis, dan berhitung dengan soal-soal yang kami siapkan.
Ada sesi menggambar, mewarnai, dan menebalkan garis, yang ternyata membuat mereka semakin antusias.
Kami juga menyadari, belajar bukan sekadar memahami materi, tetapi juga menciptakan pengalaman yang menyenangkan.
Maka, di sela-sela sesi belajar, kami berbincang dengan mereka, mendengar cerita-cerita kecil mereka, dan merasakan tawa lepas yang menambah kehangatan suasana.
Terkadang, mereka bercanda dan kehilangan fokus, tetapi kami dengan sabar mengajak mereka kembali ke pelajaran dengan cara yang lebih menarik.
Edukasi Makanan Sehat: Mengajarkan Pilihan yang Lebih Baik
Setelah sesi belajar, kami melanjutkan dengan edukasi tentang makanan sehat. Kami ingin anak-anak memahami pentingnya asupan gizi yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan cara yang sederhana, kami menjelaskan manfaat dari berbagai jenis makanan bergizi yang sering mereka jumpai. Kami juga mengadakan kuis interaktif yang mengundang antusiasme luar biasa dari mereka.
Keseruan semakin terasa ketika anak-anak berebut menjawab pertanyaan tentang makanan sehat. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga mulai menyadari bahwa makanan yang mereka konsumsi setiap hari berpengaruh pada tumbuh kembang mereka.
Harapannya, dengan edukasi ini, mereka bisa memilih makanan yang lebih sehat dan memahami pentingnya menjaga pola makan yang baik.
Lebih dari Sekadar Mengajar, Ini Tentang Peduli
Kami memulai kegiatan ini dengan banyak kekhawatiran. Apakah materi yang kami sampaikan bisa dipahami? Apakah anak-anak akan tertarik untuk belajar?
Namun, semakin lama kami bersama mereka, semakin kami menyadari bahwa kepedulian dan niat baik akan selalu menemukan jalannya.
Melihat mereka bersemangat menjawab pertanyaan, antusias belajar, dan tersenyum bahagia, kami merasa bahwa apa yang kami lakukan bukan sekadar kegiatan akademis, tetapi juga sebuah perjalanan yang menghangatkan hati.
Dari anak-anak ini, kami belajar banyak hal. Kami belajar tentang kesederhanaan, semangat untuk terus maju, dan bagaimana langkah kecil bisa membawa dampak besar.
Kami juga semakin memahami bahwa pendidikan bukan hanya tentang memberi ilmu, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung, penuh kasih, dan menyenangkan.
Langkah Kecil, Dampak Besar
Kegiatan ini mengingatkan kami bahwa “manusia tidak akan pernah berhenti belajar”, baik anak-anak yang masih bertumbuh maupun kami sebagai mahasiswa yang terus mencari makna dalam setiap pengalaman.
Melalui program ini, kami ingin menanamkan bahwa belajar bukan hanya di dalam kelas, tetapi juga dalam kehidupan nyata.
Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Kami ingin semakin banyak orang yang peduli, semakin banyak mahasiswa yang ikut serta, dan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan kesempatan untuk belajar.
Karena sesungguhnya, tidak ada langkah yang terlalu kecil jika dilakukan dengan niat yang besar.
Mari bersama-sama membangun mimpi, dengan pena yang mengukir ilmu dan piring yang membawa kehidupan sehat. Karena dari hal-hal kecil, perubahan besar bisa dimulai.











