Armadaberita.com | MEDAN – Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Pameran dan Lokakarya Internasional bertema “Menghidupkan Warisan Leluhur: Integrasi Makna dan Nilai Gorga Batak Toba dalam Media Komik,” pada 12–13 Juni 2025 di Galeri Seni Rupa Unimed. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengangkat seni tradisi Batak Toba, khususnya Gorga dan Kalekale, kepada generasi muda.
Pameran yang dibuka langsung oleh Dekan FBS Unimed, Dr. Zulkifli, M.Sn., menghadirkan karya-karya seni dari dosen dan mahasiswa, sekaligus menjadi ruang apresiasi budaya di tengah gempuran modernisasi. “Ini bukan sekadar pameran, tapi bentuk nyata Unimed dalam merawat budaya lokal. Lewat seni, kita bangun kesadaran akan akar budaya,” ujar Zulkifli dalam sambutannya.
Selain pameran, acara juga dirangkaikan dengan lokakarya yang menghadirkan Dr. Daulat Saragih, M.Hum., sebagai pakar Gorga Batak Toba yang mengupas makna filosofis dari setiap ukiran khas Batak. Hadir pula komikus Muhammad Choir Affandi Adjie Rangkuti yang membagikan pengalaman dalam mengadaptasi Gorga dan Kalekale ke dalam media komik. Sesi ini dipandu oleh dosen Unimed, Tifan Muhammad Amirulloh, S.Pd., M.Pd.
Ketua pelaksana Adek Cerah Kurnia Azis, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini bisa menjadi jembatan antara generasi muda dan warisan budaya Batak. “Lewat seni rupa dan media komik, kita ingin Gorga dan Kalekale hadir dalam kehidupan modern, dikenali, dan dicintai generasi sekarang,” ujarnya.
Pameran ini disambut antusias oleh ratusan mahasiswa yang memadati area galeri. Dengan semangat edukatif dan artistik, kegiatan ini membuktikan bahwa warisan budaya dapat dihidupkan kembali secara kreatif dan tetap relevan. Unimed melalui Pendidikan Seni Rupa menunjukkan perannya sebagai garda terdepan pelestari budaya, memastikan nilai luhur tak lekang oleh zaman.











