MEDAN, ARMADABERITA — Kampanye Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (Gemar) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Komisi X DPR RI digelar semarak di Universitas Satya Terra (ST) Bhinneka, Medan. Tak sekadar mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan ini juga diwarnai turnamen basket 3×3, fun run, hingga pemberian beasiswa bagi para pemenang.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan Tan, mengapresiasi kolaborasi pemerintah, legislatif, lembaga pendidikan, dan organisasi olahraga tersebut. Menurut dia, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana membangun kesehatan, karakter, sekaligus prestasi generasi muda.
Rangkaian kegiatan diawali Turnamen Basketball 3×3 pada 19-20 September 2026. Kompetisi diikuti tim basket tingkat SMA dari Medan dan sekitarnya.
Sofyan Tan menyoroti perkembangan atlet muda, terutama kategori putri yang dinilainya menunjukkan peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Ia menyebut basket kini tidak hanya menjadi olahraga kompetitif, tetapi juga bagian dari gaya hidup anak muda.
Kompetisi tersebut menghasilkan sejumlah juara. Untuk kategori putri, SMAN 8 Medan menjadi juara pertama, disusul SMAN 13 Medan dan SMAN 1 Medan. Sementara kategori putra dimenangi SMA Sultan Iskandar Muda, diikuti SMA Kingston dan SMA Primeone A.
Para pemenang mendapatkan piala, uang tunai, serta beasiswa kuliah di Universitas ST Bhinneka.
Sofyan juga menjelaskan peran Yayasan Cahaya Inspirasi Sofyan Tan yang menghimpun dana masyarakat untuk membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat belajar dan kepedulian terhadap bangsa.
Pengembangan olahraga di ST Bhinneka juga diarahkan untuk jangka panjang. Sofyan menyebut adanya rencana pembangunan gedung sekolah 10 lantai, convention hall, serta gedung serbaguna atau GOR basket di kawasan kampus hingga 2029.
Kejuaraan basket tersebut juga ditargetkan berlangsung rutin dua kali dalam setahun melalui Piala ST Bhinneka dan Piala Kemenpora.
Fun Run dan “Jantung Kedua”
Sehari setelah turnamen, Minggu (20/9/2026), kegiatan Gemar dilanjutkan dengan Fun Run bersama Satya Council. Ratusan peserta mengikuti lari sekitar 5 kilometer di kawasan kampus.
Dalam kegiatan tersebut, Sofyan Tan yang berlatar belakang dokter memberikan edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa otot betis dan pergelangan kaki kerap disebut sebagai “jantung kedua” karena kontraksi otot ketika berjalan atau berlari membantu mendorong aliran darah dari tungkai kembali menuju jantung.
Menurut Sofyan, kebiasaan bergerak juga penting ketika seseorang harus berdiri dalam waktu lama. Ia mencontohkan kondisi seseorang yang merasa kebas atau pusing saat berdiri terlalu lama. Menggerakkan kaki secara ringan dapat membantu mempertahankan kerja pompa otot pada tungkai.
Sofyan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, membiasakan aktivitas fisik seperti berjalan dan berlari. Menurut dia, olahraga ringan dapat dilakukan tanpa biaya besar sekaligus membantu menjaga kebugaran tubuh.
Ia juga menyampaikan pesan kepada peserta agar menjadikan olahraga sebagai latihan membangun daya juang dan persahabatan.
“Sekecil apa pun peluang yang dimiliki, terus berjuang sampai menyentuh garis finish,” pesannya.











