Medan  

Buron 5 Bulan! Pelaku Penyerangan Panah di Belawan Akhirnya Tumbang Saat Melawan Petugas

Share

Belawan, Armadaberita.com — Drama pengejaran selama lima bulan terhadap pelaku penyerangan dengan panah di Belawan akhirnya berakhir. M alias G (37), warga Jalan TM Pahlawan, yang memanah mata seorang warga pada September 2025 lalu, berhasil ditangkap Polsek Belawan pada Kamis (5/2/2026). Namun penangkapan itu tidak berlangsung mulus—pelaku sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya dilumpuhkan petugas.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi melalui Kapolsek Belawan AKP Ponijo menyampaikan bahwa tersangka melakukan aksi brutalnya dengan memanah korban berinisial D dari jarak hanya dua meter. Anak panah itu menghujam tepat ke mata kiri korban dan menyebabkan luka serius.

“Setelah kejadian, tersangka melarikan diri dan masuk daftar pencarian orang. Tim melakukan pengejaran hingga akhirnya mengetahui keberadaan pelaku di kawasan Gabion Belawan,” jelas AKP Ponijo, Minggu (8/2/2026).

Saat akan ditangkap, pelaku justru melakukan perlawanan yang membahayakan petugas sehingga tindakan tegas terukur terpaksa diberikan. Satu tembakan ke arah kaki membuat pelaku tak berkutik.

Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan: pelaku tidak beraksi sendirian. Ia mengakui melakukan penyerangan bersama enam rekannya yang membawa senapan angin dan panah. Setelah melakukan penyerangan, pelaku membuang anak panah ke laut untuk menghilangkan jejak.

Tidak hanya itu, pelaku juga tercatat sebagai residivis dalam kasus pembakaran sepeda motor dinas milik Polres Pelabuhan Belawan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa jaket yang dipakai pelaku saat menyerang dan satu anak panah.

Saat ini penyidik Polsek Belawan terus melakukan pengembangan untuk memburu para pelaku lain yang hingga kini masih buron. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *