Medan  

Jelang Idul Adha, Pemko Medan Perketat Pengawasan 10.586 Hewan Kurban

Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) beraudensi ke Kantor Dinas KP3 Kota Medan. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Kota Medan mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Ribuan sapi, kambing, kerbau, dan domba yang masuk ke Kota Medan diperiksa secara bertahap guna memastikan hewan yang dipotong dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (KP3) Kota Medan mencatat, jumlah hewan kurban di Kota Medan tahun ini mencapai 10.586 ekor. Angka itu meningkat dibanding tahun lalu yang tercatat sebanyak 9.635 ekor.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.081 ekor merupakan sapi, 105 ekor kerbau, 3.170 ekor kambing, dan 220 ekor domba.

Kepala Dinas KP3 Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah dimulai sejak Senin (18/5/2026). Tim dokter hewan diterjunkan ke sejumlah titik penjualan dan lokasi penampungan hewan kurban di berbagai wilayah Kota Medan.

“Sejak Senin kami sudah mulai melakukan pengecekan hewan kurban. Sampai saat ini belum ditemukan hewan kurban yang sakit,” aku Untung saat menerima audiensi Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) di Kantor Dinas KP3 Kota Medan, Selasa (19/5/2026).

Menurut Untung, pengawasan dilakukan hingga mendekati hari penyembelihan. Selain pemeriksaan fisik hewan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang terkait standar kesehatan ternak dan tata cara penanganan hewan kurban.

Pasar-pasar dadakan yang mulai bermunculan menjelang Iduladha juga menjadi fokus pengawasan. Dinas KP3 berkoordinasi dengan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan aparat kewilayahan untuk memastikan distribusi hewan kurban berjalan aman.

“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat,” katanya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan hewan kurban, Kota Medan tahun ini juga menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Sapi jenis Brahman dengan bobot sekitar 1 ton 10 kilogram itu direncanakan disembelih di kawasan Medan Belawan.

Selain pengawasan hewan kurban, Dinas KP3 juga tengah menjalankan sejumlah program strategis pemerintah di sektor pangan dan peternakan, termasuk penguatan ketahanan pangan serta layanan kesehatan hewan.

Untung mengatakan pihaknya kini memiliki enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di sejumlah titik di Kota Medan. Dinas KP3 juga membuka layanan vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan di wilayah Selambo dan Kelambir V.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya kesehatan hewan, baik hewan ternak maupun hewan peliharaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator PWPM, Muhammad Edison Ginting, menilai pengawasan hewan kurban menjadi bagian penting dalam menjaga rasa aman masyarakat menjelang Iduladha.

Menurut dia, media memiliki peran strategis untuk menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif terkait program pelayanan publik Pemko Medan.

“Wartawan siap menjadi jembatan informasi agar masyarakat mengetahui program pemerintah sekaligus ikut mendukung pelaksanaannya,” kata Ginting. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *