NEWS  

Membangun Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak-Anak Panti Asuhan Asih Lestari Bersama Mahasiswa UKRIDA

Share

ARMADABERITA.COM | TANGERANG – Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk berkembang, menemukan bakatnya, dan membangun kepercayaan diri. Namun, bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan, kesempatan ini sering kali terbatas.

Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi ini, tiga mahasiswa Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) — Caroline Desgitta Trinika Sutiardi, Diva Purwacandra, dan Keysa Himeyrine — mengadakan program edukasi yang bertujuan untuk membangun kreativitas dan kepercayaan diri anak-anak Panti Asuhan Asih Lestari di Kabupaten Tangerang.

Menanamkan Kepedulian Lewat Aksi Nyata

Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa UKRIDA tidak hanya fokus pada pencapaian akademik tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. Program ini dirancang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan anak-anak di panti asuhan.

Panti Asuhan Asih Lestari dipilih sebagai mitra dalam kegiatan ini karena perannya yang penting dalam memberikan perlindungan, pendidikan, dan kasih sayang kepada anak-anak yang membutuhkan.

Tujuan Program: Lebih dari Sekadar Bermain

Kegiatan ini bukan sekadar acara hiburan, melainkan memiliki tujuan yang lebih dalam, yaitu:

  • Meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam berbicara dan berinteraksi sosial.
  • Menanamkan kebiasaan positif dan kesadaran sosial dalam keseharian mereka.
  • Membangun hubungan yang erat antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan.
  • Memberikan pengalaman sosial bagi mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

    mahasiswa Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) — Caroline Desgitta Trinika Sutiardi, Diva Purwacandra, dan Keysa Himeyrine — mengadakan program edukasi yang bertujuan untuk membangun kreativitas dan kepercayaan diri anak-anak Panti Asuhan Asih Lestari di Kabupaten Tangerang.

Serunya Kegiatan Interaktif

Program edukasi ini dilaksanakan dalam satu hari, yaitu pada Minggu, 9 Maret 2025. Berbagai kegiatan seru dan interaktif dirancang untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak, di antaranya:

  • Ice Breaking dengan “Simon Says” Untuk mencairkan suasana, permainan “Simon Says” menjadi awal yang menyenangkan. Anak-anak diajak untuk mengikuti instruksi dengan cepat, melatih konsentrasi, serta membangun keakraban dengan mahasiswa.
  • Misi Kebaikan: Tiga Pujian untuk Teman Anak-anak diberikan tantangan sederhana tetapi bermakna, yaitu memberikan tiga pujian kepada teman-temannya. Melalui aktivitas ini, mereka belajar untuk melihat sisi positif orang lain dan mengembangkan sikap saling menghargai.
  • Cerita Bersambung: Melatih Kreativitas dan Keberanian Dalam kegiatan ini, anak-anak bergantian melanjutkan cerita yang dimulai oleh mahasiswa. Selain melatih imajinasi, kegiatan ini juga membantu mereka agar lebih percaya diri dalam berbicara di depan teman-temannya.
  • “Siapa Aku?” – Permainan Tebak Gaya Anak-anak diajak untuk menebak karakter atau profesi berdasarkan gaya yang diperagakan oleh teman-temannya. Permainan ini tidak hanya mengasah logika dan berpikir kritis, tetapi juga menjadi ajang untuk belajar bekerja sama dalam tim.

Dampak Positif bagi Semua Pihak

Program ini memberikan manfaat yang besar, baik bagi anak-anak panti asuhan maupun bagi mahasiswa yang terlibat. Anak-anak mendapatkan dorongan psikologis, motivasi, serta kesempatan untuk mengembangkan karakter dan keterampilan sosial mereka. Beberapa dari mereka memang masih malu-malu untuk berbicara di depan umum, tetapi banyak juga yang berani mencoba, menunjukkan perkembangan yang luar biasa dalam waktu singkat.

Di sisi lain, mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini juga mendapatkan pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan anak-anak serta mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan mereka. Pengalaman ini mengajarkan mereka bahwa kepedulian sosial bukan hanya sekadar teori, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata.

Kesimpulan: Inspirasi untuk Masa Depan

Program edukasi ini membuktikan bahwa kepedulian dan sedikit usaha dapat membawa perubahan yang besar. Interaksi sederhana yang penuh makna mampu menanamkan kepercayaan diri dan semangat dalam diri anak-anak panti asuhan. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi lebih banyak mahasiswa dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan serta pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Dengan sinergi antara mahasiswa, universitas, dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif dan penuh kepedulian. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan manfaatnya. Sebab, setiap anak berhak untuk bermimpi, tumbuh, dan percaya bahwa mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *