Dukung Literasi, Let’s Read Alih Bahasakan 50 Judul Buku Cerita Anak Ke Bahasa Batak Toba

Share

Armadaberita.com – Sedikitnya 50 relawan berkumpul secara virtual melalui aplikasi Zoom untuk mengikuti Lokakarya Penerjemahan Cerita Bergambar dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Batak Toba yang diselenggarakan oleh Let’s Read dari The Asia Foundation. Difasilitasi oleh Eva Nukman, pendiri sekaligus editor Yayasan Litara serta Drs. Warisman Sinaga, M.Hum., Lektor Kepala, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Sumatera Utara (USU), para relawan tersebut bekerja sama dengan 10 editor untuk menerjemahkan 50 judul buku cerita anak dari koleksi Let’s Read, termasuk Hala Na Godang, yakni cerita khas Batak yang berkisah tentang rasi bintang Orion serta Kado Spesial Ling yang mengusung tema keragaman.

Dijadwalkan untuk dibuka oleh Hana A. Satriyo selaku Deputy Country Representative dari The Asia Foundation dan Dr. Budi Agustono, M.S., Dekan FIB USU, acara yang berlangsung selama lima jam ini juga mengundang sejumlah perwakilan dari Balai Bahasa Sumatra Utara, antara lain Lijen Pasaribu yang merupakan pakar dalam cerita rakyat dan Dr. Tomson Sibarani, S.S., M.Hum. Dr. Tomson akan membahas urgensi penerbitan buku anak dalam bahasa Batak Toba dan peran buku digital dalam mengatasi akses buku anak berkualitas dengan muatan lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kegemaran membaca anak Indonesia. Sebagaimana diketahui, anak yang hobi membaca akan memiliki modal life skill yang lebih baik, selain juga meningkatkan kemampuannya menyerap pelajaran di masa mereka bersekolah. Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh hasii survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 yang dirilis Kemendikbud pada 3 Desember 2019 yang menyebutkan bahwa anak yang memiliki kesenangan membaca meraih skor 50 poin lebih tinggi.

Let’s Read adalah aplikasi perpustakaan buku cerita anak yang memuat cerita khas anak-anak Asia. Let’s Read diluncurkan di Indonesia pada September 2017 di International Indonesia Book Fair, Jakarta. Semua koleksi Let’s Read diterbitkan dalam lisensi Creative Commons sehingga dapat dibaca, diunduh, dan dicetak oleh siapa pun untuk kebutuhan nonkomersial. Ratusan koleksi Let’s Read tersedia dalam bahasa Indonesia dan empat bahasa daerah, Jawa, Sunda, Bali dan Minang, yang dapat diakses melalui aplikasi berbasis Android dan situs letsreadasia.org. Let’s Read adalah bagian dari program donasi buku The Asia Foundation, Books for Asia.

The Asia Foundation adalah organisasi nirlaba internasional yang bergerak pada isu-isu pembangunan di 18 negara di Asia. The Asia Foundation hadir di Indonesia pada 1955 dengan program unggulannya, Books for Asia, yakni program hibah buku cetak berbahasa Inggris dalam beragam kategori. Books for Asia menjadi salah satu penerima U.S. Library of Congress Literacy Awards pada 2017 atas inovasinya dalam promosi literasi. (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *