Medan, ArmadaBerita.Com – PSMS Medan menutup putaran kedua Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil positif. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (30/1/2026) malam, tim berjuluk Ayam Kinantan menaklukkan Bekasi City FC dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung ketat dan sarat tekanan.
Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi PSMS, yang membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Sejak menit awal, tuan rumah tampil agresif dan langsung menekan lini pertahanan Bekasi City. Intensitas permainan tinggi membuat duel fisik tak terhindarkan dan wasit Candra beberapa kali harus menghentikan laga.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-30. Penyerang asing PSMS, Fellipe Cadenazi, sukses memaksimalkan umpan silang dari sisi sayap dan membawa PSMS unggul 1-0. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Bekasi City merespons cepat melalui gol Saldi tujuh menit kemudian, yang membuat skor kembali imbang hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSMS kembali mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, wasit menunjuk titik putih pada menit ke-49 setelah kiper Bekasi City, Algifari, melanggar Ari Maring di dalam kotak penalti. Cadenazi yang kembali dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa PSMS unggul 2-1.
Tertinggal satu gol, Bekasi City mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Tekanan terus dilancarkan ke area pertahanan PSMS, namun disiplin lini belakang tuan rumah mampu meredam setiap peluang. Beberapa pelanggaran yang dilakukan pemain Bekasi City juga berujung kartu kuning, memperlambat tempo kebangkitan tim tamu.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tak berubah. PSMS Medan memastikan tiga poin penting yang membawa mereka mengoleksi total 27 poin dan naik posisi di klasemen sementara Liga 2.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, meski mengakui masih ada aspek yang perlu dibenahi.
“Kami fokus pada pertandingan sendiri dan menargetkan kemenangan di setiap laga kandang. Penyelesaian akhir masih harus diperbaiki. Untuk keputusan wasit, kami serahkan sepenuhnya kepada Komdis,” ungkap Eko seusai laga, didampingi pemain anyar PSMS, Antoni.
Di sisi lain, pelatih Bekasi City, Widyantoro, menerima hasil tersebut dengan lapang dada.
“Kami datang dengan target menang, tapi hasil belum berpihak. Secara permainan sudah cukup baik, dan kami mengucapkan selamat kepada PSMS,” katanya.
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi PSMS Medan dalam menatap putaran berikutnya. Meski jalan menuju promosi masih panjang, hasil ini menegaskan bahwa PSMS tetap menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Liga 2 musim ini. (IR/Bj)











