JAKARTA, ArmadaBerita – Pasangan Capres-cawapres Nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, mengguncang dunia pendidikan dengan rencana ambisius mereka untuk mereformasi kebijakan kesejahteraan guru dan dosen. “Ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidik dan tenaga kependidikan (tendik) Indonesia,” ucap Haris Pertama, Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, di Jakarta, Jumat (17/11/2023).
Dalam pernyataannya, Haris Pertama menjelaskan tiga langkah revolusioner yang akan diambil oleh Ganjar-Mahfud. Pertama, mempercepat program sertifikasi guru dan dosen secara sederhana untuk meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi mereka sejajar dengan negara maju.
Langkah kedua tak kalah mencengangkan, yaitu mengangkat guru PPPK, guru honorer, bahkan guru swasta, untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Ini akan memberikan pengakuan resmi dan kestabilan kepada para pendidik yang selama ini bekerja keras tanpa pengakuan penuh,” jelas Haris.
Tidak ketinggalan, Ganjar-Mahfud berkomitmen menyediakan alokasi tunjangan khusus bagi guru dan dosen berprestasi tinggi, memberikan dorongan bagi mereka yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa.
Menurut Haris, inisiatif ini bukan sekadar janji kampanye, melainkan strategi nyata untuk membangun manusia Indonesia unggul yang berkualitas, produktif, dan berkepribadian. “Dengan langkah-langkah ini, pasangan Ganjar-Mahfud siap membuka babak baru untuk pendidikan Indonesia, memberikan pesan kuat bahwa masa depan negara ini terletak di tangan para pendidiknya, ” pungkas Haris. (Dewa)











