Medan, ArmadaBerita.Com – Keberangkatan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk menjalani pengobatan ke luar negeri menuai sorotan publik. Namun, anggota DPRD Kota Meda, Antonius Devolis Tumanggor, menegaskan langkah tersebut merupakan hak konstitusional setiap warga negara dan tidak layak digiring menjadi opini negatif.
Menurut Antonius, hak memperoleh pelayanan kesehatan telah dijamin dalam berbagai regulasi negara, mulai dari Undang-Undang hingga aturan pemerintah terkait pelayanan publik dan kesehatan masyarakat.
“Kesehatan adalah hak dasar manusia. Siapa pun, termasuk kepala daerah, berhak mendapatkan pengobatan terbaik demi keselamatan dan keberlangsungan hidupnya,” ujar Antonius kepada wartawan, Minggu (17/5/2026).
Ketua Umum Sopo Restorasi Bersatu itu menilai keberangkatan Rico Waas tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan pelanggaran etika pemerintahan. Apalagi, kata dia, Wali Kota Medan telah menyampaikan bahwa keberangkatannya sudah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri dan tidak menggunakan anggaran APBD.
“Kalau tidak menggunakan APBD dan sudah melapor ke Mendagri, lalu di mana letak persoalannya? Jangan semua hal digiring menjadi opini negatif,” tegas Antonius.
Antonius menilai publik perlu membedakan urusan kesehatan pribadi dengan penggunaan fasilitas negara. Ia menyebut penjelasan yang telah disampaikan Rico Waas kepada masyarakat menunjukkan sikap terbuka dan transparan sebagai pejabat publik.
Sebagai Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan, Antonius juga mengingatkan bahwa hak atas kesehatan merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM) yang wajib dijamin negara tanpa memandang jabatan maupun status sosial seseorang.
“Pemimpin itu bukan mesin. Mereka juga manusia biasa yang punya keterbatasan fisik dan membutuhkan perawatan kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, polemik terkait keberangkatan kepala daerah untuk berobat seharusnya tidak diperpanjang selama roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan publik kepada masyarakat tidak terganggu.
“Yang terpenting tata kelola pemerintahan tetap berjalan, pelayanan masyarakat tidak terganggu, dan seluruh prosedur administrasi telah dipenuhi,” ujarnya.
Antonius turut mengajak masyarakat Kota Medan menjaga suasana kondusif dan memberikan dukungan moral agar Rico Waas dapat segera pulih dan kembali menjalankan tugasnya secara maksimal.
Ia juga mengapresiasi keterbukaan Rico Waas kepada publik terkait kondisi kesehatannya. Menurut Antonius, transparansi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin daerah.
“Kejujuran dan keterbukaan pemimpin kepada rakyat adalah fondasi penting membangun kepercayaan publik,” tandasnya. (Im/Asn)










