JAKARTA, ARMADA BERITA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menegaskan bahwa Pramuka tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib di sekolah, setelah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).
Pernyataan tersebut disampaikan Menpora Dito usai menghadiri Pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara dan Pengukuhan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4) pagi. Menurutnya, telah terjadi miskomunikasi yang membuat Pramuka dicabut dari ekstrakurikuler wajib di sekolah.
“Kami sudah koordinasi dengan Kemendikbud, sepertinya ada miskomunikasi. Tapi intinya adalah Pramuka tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib menjadikan opsi didalam sekolah,” ujar Menpora Dito.
Menpora Dito juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim atas rencananya untuk memasukkan kegiatan Pramuka ke dalam Kurikulum Merdeka.
“Bahkan kita berterima kasih kepada Mas Nadiem (Mendikbud), bahwa pramuka nanti akan dimasukkan ke dalam kurikuler, dan kedua pramuka akan dimasukkan kedalam kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,” tambah Menpora Dito.
Menurutnya, masuknya Pramuka ke dalam kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka akan memberikan poin tambahan pendidikan kepada mahasiswa, yang diharapkan dapat memperkuat gerakan Pramuka dan meningkatkan minat anak muda untuk bergabung dalam Pramuka.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo kembali melantik Komjen (Purn.) Budi Waseso alias Buwas sebagai Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka. Pelantikan Buwas dan 107 pengurus Kwarnas Pramuka 2023-2028 dilakukan di Istana Negara, yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi juga meresmikan pelantikan tersebut dan memberikan restu kepada Buwas dan bawahannya untuk memimpin gerakan Pramuka hingga tahun 2028. Sebelumnya, Buwas telah memimpin Kwarnas Pramuka pada periode 2018-2023 dan terpilih kembali melalui Musyawarah Nasional XI Pramuka. (Dewa)











