NEWS  

Kegiatan P5 di SMPS Cendana Mandau, Sulap Sampah Jadi Pupuk Organik

Kegiatan P5 tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" di SMPS Cendana Mandau.
Share

MANDAU, ARMADABERITA – Keberlanjutan lingkungan menjadi sorotan utama dalam upaya menjaga ekosistem bumi. Di tengah tantangan ini, SMP Swasta Cendana Mandau memperlihatkan komitmen nyata dengan melibatkan peserta didik kelas VII dan VIII dalam serangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Pada Kamis, 28 Maret 2024, sekolah tersebut menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan pembuatan kompos, pupuk organik cair (POC), eco-enzyme, dan nutrisi hidroponik. Materi yang disajikan tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam mengubah sampah organik menjadi sumber daya yang berguna.

Praktisi ekopedagogi dan pendiri Bank Sampah Mengajar, Berto Sitompul, turut berkontribusi dalam pembelajaran tersebut dengan membagikan pengetahuan dan pengalaman tentang proses pembuatan pupuk dari sampah organik. Melalui inisiatif ini, SMPS Cendana Mandau tidak hanya menanamkan karakter peduli lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ekosistem bumi.

Salah satu kegiatan yang menarik adalah pembuatan kompos, yang merupakan cara efektif untuk mengurangi volume sampah organik dan meningkatkan kesuburan tanah. Dengan memanfaatkan bahan organik seperti daun-daun kering, siswa mengembangkan pupuk organik ramah lingkungan yang berpotensi untuk meningkatkan hasil pertanian.

Selain itu, pembuatan pupuk organik cair juga menjadi fokus kegiatan. Siswa belajar membuat formulasi dasar pupuk cair dari sampah organik dapur keluarga, serta membangun komposter ember tumpuk. Langkah ini tidak hanya mengurangi sampah organik, tetapi juga menciptakan pupuk ramah lingkungan yang meningkatkan kesehatan tanah dan produktivitas tanaman.

Tidak ketinggalan, pembuatan eco-enzyme juga menjadi bagian dari kegiatan ini. Eco-enzyme, cairan alami serba guna hasil fermentasi sisa buah dan sayuran, diolah dari limbah kulit buah-buahan dan sayuran. Melalui proses fermentasi, limbah organik diubah menjadi senyawa yang bermanfaat bagi pertanian.

Inisiatif SMPS Cendana Mandau ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menggalakkan aksi lingkungan melalui pendidikan inovatif. Dengan memadukan pengetahuan dan praktik, peserta didik diajak untuk menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan demi menjaga keberlanjutan bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *