NEWS  

Basis Narkoba Digempur, Kriminalitas Umum Turut Menurun di Wilkum Polrestabes Medan Sepanjang 2025

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memaparkan hasil capaian pengungkapan kasus sepanjang 2025. (Dok.ABC)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Polrestabes Medan mencatat penurunan kriminalitas umum sepanjang tahun 2025 seiring digempurnya basis-basis peredaran narkoba di sejumlah titik rawan di wilayah hukumnya. Hal itu disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak dalam Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Aula Patriatama Polrestabes Medan, Rabu (31/12).

Jean Calvijn menyebut, pemberantasan narkoba menjadi fokus utama karena penyalahgunaannya kerap memicu kejahatan lain seperti pencurian, begal, dan kejahatan jalanan.

“Basis peredaran narkoba kita gempur karena dampaknya meluas ke tindak pidana lainnya. Saat narkoba ditekan, kriminalitas umum ikut menurun,” terangnya.

Calvijn memaparkan, sepanjang 2025, tercatat 628 laporan polisi di wilayah hukum (Wilkum) Polrestabes Medan. Angka ini menurun sekitar 3 persen dibanding tahun 2024 yang mencapai 708 laporan. Penurunan tersebut dikaitkan dengan penguatan langkah preventif dan preemtif melalui patroli rutin, peran perwira pengendali, serta keterlibatan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas di lapangan.

Sementara itu, penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika menunjukkan lonjakan signifikan. Pengungkapan kasus meningkat 37 persen, penyelesaian perkara naik 11 persen, dan jumlah tersangka yang diamankan bertambah 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sepanjang 2025, hampir 1.300 tersangka narkotika berhasil kita amankan,” jelas Kapolrestabes.

Polrestabes Medan juga meningkatkan penggerebekan di basis-basis narkoba seperti barak, loket, tempat hiburan malam, serta kawasan permukiman padat. Aktivitas tersebut meningkat hampir 35 persen, sementara barang bukti yang disita naik sekitar 45 persen, didominasi ganja, happy five, dan ekstasi.

Kawasan Jermal XV menjadi salah satu fokus operasi karena selama ini dikenal rawan peredaran narkoba dan kejahatan jalanan. Dalam beberapa penindakan, petugas sempat mendapat perlawanan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Dengan dukungan masyarakat dan media, kami melaksanakan penindakan secara intensif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain kejahatan umum dan narkoba, angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas juga dilaporkan mengalami penurunan sepanjang 2025. Polrestabes Medan mengaku terus meningkatkan pelayanan publik melalui pendekatan proaktif dengan pimpinan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolrestabes juga menyampaikan duka cita atas bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang menimbulkan korban jiwa, termasuk personel Polri yang gugur saat bertugas dalam misi kemanusiaan.

Terkait Operasi Antik 2025 dan operasi kepolisian lainnya, Polrestabes menegaskan komitmen untuk mengedepankan penegakan hukum profesional, humanis, dan berkeadilan sesuai prinsip Presisi, serta optimalisasi layanan Call Center 110.

Dukungan terhadap langkah Polrestabes datang dari berbagai elemen masyarakat. Ketua MUI Kota Medan KH Zulfikar Hadjar menyatakan komitmen ulama dalam mendukung pemberantasan narkoba.

“Kami para ulama siap mendukung penuh upaya membersihkan Kota Medan dari narkoba dan kejahatan,” ujarnya.

Ketua PWI Sumatera Utara Farianda Putra Sinik juga mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan serta menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik media sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Selama tujuannya untuk Medan yang aman dan nyaman, kami mendukung penuh. Kritik adalah bagian dari pengawasan publik,” pungkasnya. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *