EKBIS  

Pekerja Cat di PT Intan Tewas Kesetrum

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Seorang pekerja bangunan yang bekerja dibagian pengecatan tewas kesetrum saat mengecat di atap pergudangan PT Intan di Jalan Letda Sujono, Pasar V, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa mengenaskan terjadi pagi tadi, Selasa (16/3/2021) sekira pukul 10.20 WIB. Pria malang itu diketahui bernama, Agus, warga Desa Tambak Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Menurut warga sekitar, peristiwa mengenaskan itu terjadi ketika korban bersama rekannya mendapat pekerjaan mengecat gudang di PT Intan.

Di hari pertama kerja itu, korban pun mulai mengecat gudang dengan memanjat atap. Naas saat mengecat di bagian atas, korban hampir terjatuh. Spontan korban meraih sesuatu yang di dekatnya untuk berpegangan. Tanpa sadar yang dipegang ternyata kabel listrik bertegangan tinggi dan langsung menyengat tubuhnya.

“Korban tersengat listrik, lalu meninggal dunia dan nyangkut di atap,” kata warga sekitar yang ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Pihak Polsek Percut Sei Tuan yang menerima informasi itu mendatangi lokasi. Di lokasi masyarakat juga melaporkan kejadian itu ke pihak PLN. Dengan kedatangan pihak PLN, jasad korban baru diturunkan.

Setelah diturunkan, petugas kepolisian Sektor Percut Sei Tuan membawa jasad korban ke RS Bhayangkara.

Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Ahmad Akbar ketika dikonfirmasi menyebut, bahwa korban saat sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan. “Saat ini pihak keluarga sudah ke rumah sakit untuk mengurus jasadnya. Cemana lagi kalau sudah gitu, kan kecelakaan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa orang pekerja termaksud penangunggjawab pekerjaan proyek di PT Intan tersebut membenarkan jika korban tewas akibat tersengat listrik pada saat mengecat di atap.

“Jadi kami berempat melakukan pengecetan atap. Korban memang tukang cat. Kami sama di atas, namun berjarak sekitar 3 meter-an. Terus korban terpelest dan tiba-tiba dia memegang kabel listrik hingga kontak,” aku Hendrik, teman korban ketika ditemui di Polsek Percut Sei Tuan.

Padahal, kata Hendrik lagi, korban baru sehari bekerja. Entah kenapa itu naas baginya. “Iya baru tadi lah dia kerja, itupun gak sampai satu hari, soalnya sekitar jam 10-an pagi tadi kejadiannya. Yang nurunkan tubuhnya dari atap orang PLN, soalnya kami gak ada yang berani karena masih ada aliran listriknya,” ungkap, Hendrik ditemani penangungjawab proyek guna menunggu pemeriksaan di kantor polisi. (Red/ABC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *