Medan, ARMADABERITA — Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd. meminta para lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), yang kini telah memengaruhi berbagai bidang kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Baharuddin dalam pidato Rektor pada acara Wisuda Universitas Negeri Medan periode Agustus 2026 yang berlangsung selama empat hari, 26-29 Agustus 2026, di Gedung Auditorium Unimed.
Dalam wisuda periode tersebut, Unimed mewisuda 2.133 lulusan dari jenjang Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma. Para lulusan berasal dari sejumlah fakultas dan program, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, Program Pascasarjana (PPS), serta Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Baharuddin mengatakan perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. AI, kata dia, tidak lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) tidak lagi menjadi sesuatu yang hanya kita bicarakan sebagai teknologi masa depan. AI telah hadir dalam kehidupan kita hari ini,” ujar Baharuddin dalam pidatonya.
Menurut dia, perkembangan AI telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, melakukan penelitian, menjalankan bisnis hingga mengambil keputusan.
Baharuddin juga menyinggung arah kebijakan pemerintah pada 2026 yang semakin memperkuat pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam bidang pendidikan melalui pedoman nasional. Menurut dia, perkembangan teknologi harus dipahami dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
Karena itu, dia meminta lulusan Unimed tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik. Para lulusan, kata Baharuddin, perlu memiliki kombinasi kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta karakter yang kuat.
“Karena itu, lulusan Universitas Negeri Medan harus memiliki kombinasi antara kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan karakter yang kuat. Inilah yang akan membedakan Saudara di tengah dunia yang semakin kompetitif,” katanya.
Selain menyampaikan pesan terkait perkembangan teknologi, Baharuddin meminta para lulusan menjaga nama baik almamater setelah menyelesaikan pendidikan. Dia juga mendorong lulusan tetap menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
Baharuddin mengingatkan lulusan agar tetap menjalin komunikasi dengan Unimed serta memberikan kontribusi melalui masukan, kritik konstruktif, dan gagasan yang kreatif dan solutif.
Dia juga berpesan agar para lulusan bekerja dengan tulus dan menjunjung tinggi integritas serta menjaga nama baik keluarga besar Universitas Negeri Medan.
Atas nama pimpinan dan sivitas akademika Unimed, Baharuddin menyampaikan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan. Dia juga memberikan apresiasi kepada orang tua, wali, dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan kepada para wisudawan.
Menurut Baharuddin, keberhasilan lulusan tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga. Karena itu, momentum wisuda tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi lulusan, tetapi juga bagi keluarga.
Baharuddin juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan dalam pelayanan akademik selama para lulusan menjalani pendidikan di Unimed. Dia berharap seluruh lulusan dapat meraih kesuksesan dalam karier dan memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
“Doa kami semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, bimbingan, dan kemudahan, sehingga para lulusan yang diwisuda hari ini memperoleh kesuksesan dalam meniti karier dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara,” ujar Baharuddin.











