FMIPA Unimed dan UKMKP Sepakati Evaluasi Koordinasi Ibadah PKKMB 2026

Share

MEDAN, ARMADABERITA — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Protestan (UKMKP) Unimed menyepakati evaluasi dan perbaikan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan selama rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Pernyataan Bersama yang ditandatangani jajaran Dekanat FMIPA Unimed, pengurus UKMKP Unimed, dan UKM KP FMIPA Unimed pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pernyataan bersama itu menjadi bagian dari klarifikasi atas beredarnya video di media sosial yang merekam pelaksanaan ibadah mahasiswa baru beragama Kristen dalam rangkaian PKKMB di lingkungan FMIPA Unimed pada 12 Agustus 2026.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang dosen menghentikan mahasiswa baru yang sedang menjalankan ibadah. Rekaman tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan mengenai pelaksanaan kegiatan keagamaan dalam rangkaian PKKMB.

Pihak-pihak terkait telah melakukan klarifikasi secara internal untuk memastikan duduk persoalan dan konteks kejadian secara utuh.

FMIPA Unimed dan UKMKP Unimed sepakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi, terutama dalam aspek komunikasi, koordinasi, dan tata kelola kegiatan mahasiswa.

Evaluasi dinilai penting untuk memastikan setiap kegiatan mahasiswa, termasuk kegiatan keagamaan, dapat berlangsung tertib, nyaman, saling menghormati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Unimed.

Surat Pernyataan Bersama ditandatangani Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FMIPA Unimed, Pardomuan Sitompul, Ketua UKM Kristen Protestan Unimed, Josafat Franata L. Sormin; Koordinator UKMKP FMIPA Unimed, Debora C. Simanjuntak; serta perwakilan Departemen Kepemimpinan dan Intelektual UKM KP FMIPA Unimed, Ayu Samosir.

Penandatanganan tersebut turut diketahui Ketua PKKMB Unimed 2026, Irwansyah Siregar, dan Kepala Humas Unimed, Isli Iriani Indiah Pane.

Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pihak berkomitmen menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bersama. Perbaikan koordinasi diharapkan dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman serupa serta menciptakan suasana kehidupan kampus yang semakin harmonis, inklusif, dan saling menghormati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *