Medan, ArmadaBerita.Com – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lailatul Badri, memanfaatkan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) sebagai ruang dialog bersama masyarakat. Dalam forum tersebut, persoalan mahalnya harga beras, layanan air bersih PDAM Tirtanadi, hingga kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama warga.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Umar, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Minggu (12/7/2026), dihadiri ratusan warga, unsur kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala lingkungan, serta perwakilan PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan.
Dalam sambutannya, Lailatul Badri menegaskan bahwa kegiatan Wasbang tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat secara langsung.
“Silakan sampaikan seluruh persoalan yang ada di lingkungan. Karena itu kami menghadirkan pihak kecamatan, kelurahan hingga PDAM agar persoalan masyarakat bisa langsung ditindaklanjuti,” kata Lailatul.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Tembung, dan Medan Deli itu mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada instansi terkait agar mendapat penyelesaian.
Menurutnya, pelayanan publik harus terus ditingkatkan, mulai dari distribusi air bersih, pengelolaan sampah, hingga kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam sesi dialog, warga mengeluhkan sulitnya memperoleh beras murah Bulog di tengah kenaikan harga pangan yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Lailatul menyatakan akan membawa persoalan itu kepada Pemerintah Kota Medan agar segera dilakukan langkah konkret.
“Kenaikan harga beras ini menjadi perhatian. Kami akan menyampaikan kepada pemerintah kota agar segera dilakukan langkah-langkah yang diperlukan sehingga masyarakat bisa memperoleh beras dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Selain persoalan pangan, sejumlah warga juga menyampaikan keluhan terkait pelayanan PDAM Tirtanadi, kondisi lingkungan, hingga mekanisme pemilihan kepala lingkungan.
Perwakilan PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan, M. Tuah Rahmadi Lubis, meminta masyarakat yang mengalami kendala pelayanan untuk menyampaikan identitas serta alamat pelanggan agar laporan dapat segera diproses sesuai prosedur.
Ia juga menjelaskan bahwa program pemasangan sambungan gratis pada 2024 merupakan program khusus yang telah berakhir, namun setiap pengaduan pelanggan tetap akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Forum berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan kesempatan berdialog langsung bersama wakil rakyat dan instansi terkait.











