WISATA  

Nasi Kandar Asal Malaysia Unjuk Gigi di PRSU 2026, Pengunjung Diminta Bersabar hingga Tahun Depan

Penampilan Nasi Kandar asal Pulau Pinang, Malaysia di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 di Medan. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Salah satu ikon kuliner paling tersohor dari Malaysia, nasi kandar asal Pulau Pinang, sukses mencuri perhatian ribuan pengunjung pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 di Medan. Meski belum bisa dinikmati, kehadirannya dalam bentuk replika di Paviliun Pulau Pinang berhasil memancing rasa penasaran pecinta kuliner.

Perwakilan Pejabat Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Muhammad Akmal Samsudin, mengatakan nasi kandar sengaja diperkenalkan melalui replika sebagai langkah promosi kepada masyarakat Indonesia. Keterbatasan pasokan rempah-rempah autentik dari Pulau Pinang membuat hidangan tersebut belum dapat disajikan selama penyelenggaraan PRSU tahun ini.

“Kami berharap pada PRSU 2027 nanti nasi kandar sudah bisa kami hadirkan sehingga pengunjung dapat mencicipi cita rasa aslinya,” kata Akmal kepada wartawan di Medan, Minggu (12/7).

Menurutnya, nasi kandar merupakan kuliner bersejarah yang lahir di Pulau Pinang dan diperkenalkan oleh para pedagang India Muslim. Pada masa awal, makanan ini dijajakan menggunakan pikulan kayu dengan keranjang di kedua sisi, terutama di kawasan pelabuhan Pulau Pinang. Dari tradisi sederhana tersebut, nasi kandar berkembang menjadi salah satu kuliner paling ikonik di Malaysia.

Akmal menuturkan, nasi kandar memiliki cita rasa kaya rempah yang dinilai sangat dekat dengan selera masyarakat Indonesia. Karena itu, wisatawan asal Indonesia hampir selalu memasukkan nasi kandar dalam daftar kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Pulau Pinang.

“Setiap hari banyak pengunjung datang ke paviliun dan bertanya apakah nasi kandar tersedia. Untuk sementara kami hanya dapat menampilkan replikanya sebagai pengenalan,” katanya.

Paviliun Pulau Pinang Jadi Magnet PRSU

Partisipasi Pulau Pinang sebagai paviliun internasional menjadi salah satu daya tarik utama PRSU ke-50 yang mengusung tema “Harmoni Emas”. Sejak dibuka pada 3 Juli 2026, paviliun tersebut nyaris tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin mengenal budaya sekaligus mencicipi kuliner khas Negeri Jiran.

Perwakilan Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Mohd Juwaidi bin Mohd Nasir, mengatakan antusiasme masyarakat Sumatera Utara terhadap produk dan kuliner Malaysia sangat tinggi. Banyak pengunjung tidak hanya datang untuk melihat-lihat, tetapi juga membeli berbagai produk yang dipamerkan.

“Kami kembali berpartisipasi setelah sebelumnya hadir pada PRSU 2023. Sambutan masyarakat Medan tahun ini luar biasa,” ujarnya.

Untuk memanjakan pengunjung, panitia menghadirkan stan kuliner di bagian depan paviliun sehingga pengunjung dapat langsung menikmati beragam hidangan khas Pulau Pinang.

Menu yang disajikan antara lain nasi lemak, roti canai, char kway teow, dan teh tarik, yang seluruhnya merupakan kuliner populer Malaysia.

Perwakilan lainnya, Pn Syarmilia Chek Ani, menjelaskan salah satu menu favorit adalah char kway teow, mi pipih berbahan tepung beras yang ditumis dengan saus bercita rasa gurih, dipadukan tauge, kucai, udang, dan telur sehingga menghasilkan aroma khas yang menggugah selera.

Selain itu, pengunjung juga diperkenalkan dengan roti benggali, roti bertekstur lembut yang paling nikmat disantap bersama kuah kari daging hangat dan segelas teh tarik.

Menurut Syarmilia, lidah masyarakat Sumatera Utara sebenarnya sudah akrab dengan kuliner Malaysia seperti nasi lemak maupun roti canai. Karena itu, tahun ini Pulau Pinang menghadirkan variasi menu yang lebih beragam sebagai upaya memperkenalkan kekayaan gastronomi mereka kepada masyarakat Indonesia.

Ia juga mengungkapkan, pada 18 Juli 2026, Paviliun Pulau Pinang akan menambah pilihan kuliner dengan menghadirkan mi sotong, salah satu hidangan kaki lima paling populer di Pulau Pinang.

Meski nasi kandar belum dapat dinikmati tahun ini, kehadirannya sebagai ikon promosi menjadi sinyal kuat bahwa salah satu kuliner paling legendaris Malaysia tersebut berpeluang hadir langsung di PRSU 2027. Jika terealisasi, pengunjung tidak lagi sekadar melihat replika, tetapi dapat menikmati sepiring nasi kandar autentik dengan racikan rempah khas Pulau Pinang yang telah melegenda. (Mm/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *