Madina, ArmadaBerita.Com – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H, M.Hum, menyatakan bahwa pemerintah akan memprioritaskan program sertifikasi bagi para guru pesantren. Komitmen itu ia sampaikan saat berkunjung ke Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Rabu (24/12/2025).
Wamenag menegaskan, kontribusi pesantren bagi bangsa Indonesia sangat besar sejak sebelum kemerdekaan. “Pesantren telah banyak berbuat untuk negeri ini. Sejak pembentukan UUD 1945, peran pesantren berdiri paling depan dalam mendirikan dan memerdekakan bangsa,” sebutnya.
Menurut Romo Syafi’i, skema percepatan sertifikasi guru pesantren kini sedang dirancang melalui Kanwil Kementerian Agama Sumut dan Kantor Kementerian Agama Mandailing Natal. “Skemanya sudah kita rancang di dalam. Segera kita prioritaskan,” ucapnya sambil meninggalkan lokasi kegiatan.
Kedatangan Wamenag disambut langsung Pimpinan Umum Ponpes Musthafawiyah KH. Mustafa Bakri Nasution beserta adiknya, H. Harun Mustafa Nasution, para guru, serta ribuan santri Musthafawiyah.
Setibanya di lokasi, rombongan juga berkesempatan mencicipi kuliner khas Mandailing Natal, yakni Toge Panyabungan.
Dalam sambutannya, KH. Mustafa Bakri Nasution memaparkan sejarah panjang Ponpes Musthafawiyah yang berdiri sejak 1912, jauh sebelum Indonesia merdeka.
Ia juga menitipkan salam kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Wamenag. Sang Kyai juga mengingatkan bahwa Prabowo pernah berkunjung ke pesantren tersebut pada 2016 dan menyampaikan keinginannya untuk kembali jika terpilih menjadi presiden.
“Lewat Pak Wamen, mohon sampaikan salam kami kepada Presiden. Beliau pernah berjanji akan datang kembali ke pondok ini setelah menjabat sebagai Presiden RI,” ujar KH. Mustafa Bakri Nasution. (LR)











