Daerah  

Hibah Infrastruktur Energi Terbarukan: Langkah Baru Samosir Keluar dari Ketergantungan Energi Konvensional

Share

Samosir, ArmadaBerita.com –Di tengah dorongan nasional menuju penggunaan energi bersih, Pemerintah Kabupaten Samosir mengambil langkah penting melalui penandatanganan hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM. Penandatanganan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, di JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Rabu (3/12/2025).

Momentum tersebut bukan sekadar penyerahan aset. Di balik meja penandatanganan, terdapat upaya memperbaiki arah pembangunan energi Samosir yang selama ini sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Dengan infrastruktur baru berbasis energi terbarukan, Samosir diarahkan menuju kemandirian energi yang lebih ramah lingkungan.

Sebelum penandatanganan, para peserta mengikuti sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 mengenai Kebijakan Energi Nasional. Regulasi ini menjadi peta jalan baru bagi daerah, termasuk Samosir, untuk mengoptimalkan pemanfaatan panas bumi dan sumber energi terbarukan lainnya. Sosialisasi ini juga membuka ruang diskusi mengenai bagaimana daerah bisa mengintegrasikan kebutuhan lokal dengan strategi transisi energi nasional.

Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menekankan bahwa hibah infrastruktur tersebut bukan hanya tambahan fasilitas, tetapi peluang untuk mengubah kualitas layanan publik. Pemerintah Kabupaten Samosir, menurutnya, berkomitmen memperkuat ketahanan energi, mempercepat adopsi energi bersih, dan memanfaatkan infrastruktur hibah sebagai pendorong kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi pemerintah pusat, Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana mengingatkan bahwa ketahanan energi bukan sesuatu yang bisa dicapai tanpa peran aktif pemerintah daerah. Ia menyoroti pentingnya penyusunan indeks ketahanan energi berbasis survei sebagai pijakan membuat regulasi daerah yang lebih presisi dan sesuai kebutuhan lapangan. Akses energi yang merata menjadi fondasi pembangunan dan kunci mempercepat pemanfaatan energi terbarukan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan forum koordinasi nasional terkait pemerataan infrastruktur energi terbarukan. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memastikan daerah seperti Samosir tidak tertinggal dalam langkah besar Indonesia menuju target net-zero emission pada 2060.

Dengan hibah dan arahan kebijakan yang diterima, Samosir kini berada di jalur baru: jalur menuju sistem energi yang lebih bersih, tangguh, dan berpihak pada masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *