Armadaberita.com | Paluta – Menyikapi laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas PT Sumber Sawit Nusantara (SSN) di Kecamatan Simangambat, Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Reski Basyah Harahap mengajak seluruh pihak, terutama perusahaan, untuk menunjukkan sikap terbuka dan bertanggung jawab dalam menyikapi persoalan ini.
Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Paluta bersama sejumlah pihak, Senin (30/6/2025) di ruang rapat Bupati.
“Kami berharap PT SSN dapat menunjukkan iktikad baik dengan menjunjung keterbukaan informasi sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujar Bupati Reski.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan bahwa kegiatan usaha dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, dugaan pencemaran yang terjadi di Desa Sionggoton, Gunung Manaon, dan Tanjung Botung telah ditelusuri secara cermat oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sejumlah temuan awal menunjukkan adanya potensi pencemaran yang berdampak pada kesehatan warga, termasuk munculnya kasus ISPA di sekitar lokasi.
“Pemerintah daerah tidak menutup mata. Kami mendukung investasi, tapi juga wajib memastikan keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pertemuan ini bukan untuk saling menyalahkan, melainkan mencari titik temu dan solusi yang baik bagi semua pihak.
“Semangat kita adalah mencari jalan keluar. Ini bukan ajang saling tuding, tapi ruang diskusi terbuka agar masalah ini bisa ditindaklanjuti secara konkret dan berkelanjutan,” katanya.
Pemkab Paluta, lanjutnya, siap memfasilitasi proses pengawasan bersama, agar tercipta keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan, kenyamanan warga, dan pertumbuhan investasi yang sehat.
Rapat ini turut dihadiri Wakil Bupati Paluta H. Basri Harahap, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Paluta, Forkopimda, serta unsur OPD dan tamu undangan lainnya.
Melalui forum ini, Bupati berharap semua pihak dapat terus membangun komunikasi yang baik demi mewujudkan Kabupaten Paluta yang bersih, sehat, dan ramah investasi.











