Daerah  

Inalum Guyur Bantuan ke Samosir! Mobil Tangki, 1.500 Tong Sampah hingga Beasiswa ITB Disalurkan

Share

Samosir, ARMADABERITA.com — PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional dengan menyalurkan berbagai bantuan sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi di Kabupaten Samosir.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir, Komisaris Independen PT Inalum Hari Soebagijo, Direktur Operasional Ivan Ermisyam, Direktur Layanan Strategi Human Capital Benny Alexander Wiwoho, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, serta pimpinan OPD lainnya.

Kepala Divisi Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan PT Inalum, Susyam Widodo, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian Inalum dalam meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi, dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Berbagai bantuan yang disalurkan mencakup sarana dan prasarana pendidikan seperti sound system dan media pembelajaran untuk SMP Negeri 2 Harian, fasilitas pendidikan untuk SMA Negeri 1 Simanindo, serta dana pendidikan bagi lulusan SMA Unggul yang melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain itu, Inalum juga membangun rumah kompos, menggelar pelatihan Tani Nusantara, membantu promosi wisata budaya Huta Siallagan, pengembangan homestay, serta edukasi budaya dan dukungan wisata di Desa Hariara Pohan.

Perusahaan juga menyerahkan bantuan kepada 11 pelaku UMKM, kursi roda bagi penyandang disabilitas, pelatihan pengolahan ikan red devil menjadi produk bernilai ekonomi, serta sepatu dan tas sekolah bagi siswa kurang mampu di wilayah operasional.

Di sektor lingkungan, dilakukan penanaman pohon secara simbolis di area SMA Negeri 1 Simanindo.

Untuk Pemerintah Kabupaten Samosir, Inalum menyerahkan satu unit kontainer sampah, dua unit becak motor, 1.500 unit tempat sampah, serta satu unit mobil tangki air berkapasitas 4.500 liter yang diterima langsung Bupati Samosir.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas kontribusi Inalum yang dinilai telah menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Program ini sangat membantu masyarakat, kami harap tetap berkelanjutan,” kata Vandiko.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah kondisi muka air Danau Toba yang mulai surut akibat kemarau panjang.

“Kita harus menjaga kawasan resapan air. Penanaman pohon harus diikuti dengan perawatan agar memberikan manfaat jangka panjang,” tegasnya.

Selain itu, Vandiko meminta dukungan tambahan berupa sarana pemadam kebakaran dan pengelolaan sampah mengingat volume sampah meningkat saat akhir pekan.

Komisaris Independen PT Inalum Hari Soebagijo menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan dirancang memiliki dampak jangka panjang.

“Kami harap bantuan ini memberikan dampak nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus kebutuhan lingkungan. Program ini disusun agar berkelanjutan, bukan hanya berhenti pada seremoni,” ujarnya.

Ia menambahkan, Inalum hadir bukan hanya sebagai perusahaan industri, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Juita Malau, orang tua mahasiswa penerima beasiswa, mengaku sangat terbantu. Ia menyebut anaknya, Gabriel Simbolon, tetap berjuang menempuh pendidikan meski terkendala ekonomi.

“Bantuan ini membuat anak kami bisa terus melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya. Kami berharap program ini berkelanjutan,” katanya.

Gabriel Simbolon, lulusan SMA Del yang kini melanjutkan pendidikan di ITB, juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Samosir dan Inalum. Bantuan ini membuat saya bisa fokus belajar tanpa dibayangi masalah ekonomi,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *