
Medan, armadaberita.com
Seorang pria dengan kondisi luka cukup parah dan bersimbah darah, ditemukan warga tergeletak di tengah Jalan Karantina/Bambu II, Kecamatan Medan Timur, Senin (18/11) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB.
Beredarnya informasi korban begal itu mencuat setelah salah seorang netizen mengapload kondisi korban tergeletak dengan kondisi bahagian kepala luka dan darah segar tumpah didekatnya.
Kondisi korban juga mencuat ke media sosial lainnya seperti facebook yang memperlihatkan korban dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis.
Dari identitas (KTP) yang ditemukan, korban diketahui bernama, Hadi Edward (37) warga Jalan DR. FL Tobing Medan.
Menurut informasi beredar dibeberapa sosial media, korban terkapar di jalanan dengan kondisi bersimbah darah akibat kebrutalan pelaku begal saat berada di lokasi.
Terkait itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto, mengatakan pihaknya saat ini telah membentuk tim khusus bersama dengan personil Polsek Medan Timur, untuk mengungkap kasus tersebut.
“Iya benar bang korban begal,” kata Kompol Eko kepada wartawan, Selasa (19/11) sore.
Guna mengungkap kejadian yang menimpa korban, Polrestabes Medan kini telah membentuk tim khusus dalam menyelidikinya.
“Saat ini kita akan membentuk tim khusus guna mengungkapnya,” kata Kasat Reskrim kepada wartawan
Selasa (19/11) sore.
“Lagi pengejaran terhadap pelakunya. Untuk saat ini masih sidik intensif dan bentuk tim khusus,” pungkasnya.
Hingga kini, kondisi korban masih menjalani perawatan di diruangan ICU, disalah satu rumah sakit swasta di Medan dnegan kondisi kritis hingga belum bisa dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian. (Nst)











