NEWS  

Warga Keluhkan Banjir dari Aliran Parit Proyek Citra Land

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Warga yang berdomisili di Jalan Usman Siddik, Pasar IV Timur, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percutian Sei Tuan dan berbatasan dengan Desa Medan Estate, keluhkan banjir diduga berasal dari parit proyek pembangunan megah Citra Land.

Pasalnya, dampak hujan deras, acap kali membuat rumah-rumah warga kebanjiran. Lantas keluhkan karena aliran air masuk membludak dari kawasan proyek Citra Land yang berada di sekitaran Jalan Kapten B. Sihombing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percutian Sei Tuan, Deli Serdang.

“Baru sehari saja hujan, parit-parit di kawasan Desa Bandar Khalipah di tempat kami ini sudah banjir. Air yang masuk itu dari proyek aliran parit di lahan PT Citra Land,” kata Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Pasar IV, Djuliaden Capah, SAg kepada wartawan, Jum’at (13/8/2021) siang.

Karena seringnya warga terkenal dampak banjir tersebut, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Pasar IV yang beralamat kantor di Jalan Usman Siddik, Pasar IV, Desa Medan Estate ini meminta pihak Citra Land segera memperbaiki parit-parit warga yang dialiri pembuangan air dari kawasan Citra Land, agar bisa langsung ke aliran Sungai Tembung.

“Seluruh aliran air dari proyek Citra Land itu mengalir ke parit-parit kami dan air ini jatuhnya ke sungai,” terang Capah yang turut didampingi, Enon selaku wakil Ketua, Erwin Pardiunan Siregar selaku Sekretaris dan sekelompok masyarakat sekitar.

Maka dari itu, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Pasar IV berharap agar keluhan masyarakat diperhatikan dan dilaksanakan. Mereka bersama warga juga akan melakukan demonstrasi dan tindakan tersendiri jika keluhan masyarakat tidak ditindaklanjuti pihak Citra Land.

“Jika tidak, kami akan melakukan demo bersama ratusan masyarakat disini. Bila perlu kami akan membelokir dan menyekat aliran dari Citra Land ke parit-parit kami. Dan kami akan serius soal ini,” tegasnya.

Penegasan itu juga diamini dan didukung beberapa tokoh masyarakat sekitar terkait dampak banjir dari pembuangan air di pembangunan perusahaan Citra Land.

“Kalau pihak Citra Land tidak mau memperlebar parit-parit yang dilalui airnya, lebih baik pihak Citra Land membuat aliran parit tersendiri yang menuju ke sungai. Jadi, jangan melalui parit milik masyarakat, sehingga tidak terjadi pelupan air ketika banjir,” saran Ali Udin Siregar, Spd selaku tokoh masyarakat dan tokoh pemikir di kawasan tersebut.

Menurut informasi, sedikitnya ada 150 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir di kawasan Pasar IV, Desa Bandar Khalipah. “Bahkan kalau di data seluruhnya, lebih pun kepala keluarga atau rumah yang terkena banjir dari lupan air yang masuk dari proyek Citra Land,” sebut Ali Sahbana, yang diamini Ali Udin, Sarman dan beberapa warga lainnya yang rumahnya terdampak banjir.

Meski sempat terkena banjir dari hujan yang malam tadi menerpa kawan Deli Serdang maupun Kota Medan, namun beberapa rumah warga yang terdampak banjir berambut hang air telah surut.

Bahkan, aliran parit mereh atau parit besar di perbatasan sekolah Impres 106161 di kawasan itu yang sempat meluap ke badan jalan, telah mengering. Namun aliran parit masih cukup deras dan mampu menghanyutkan anak-anak hingga orang dewasa.

“Tadi malam kami sampai gak bisa tidur, karena dorongan air dari Citra Land ke parit kami meluap masuk ke rumah kami,” timpal Sarmin, Wahyu, dan beberapa warga di kawasan Pasar IV, Dusun XVII, Desa Bandar Khalipah. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *