Samosir, ArmadaBerita.Com – Memasuki hari kedua setelah Idul Fitri 2026, arus wisatawan menuju Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Lonjakan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memadati jalur darat menuju kawasan wisata, khususnya di wilayah Tele, pada Senin (23/3/2026).
Kepadatan tersebut membuat petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, serta Pemerintah Kabupaten Samosir bekerja ekstra hingga malam hari. Meski terjadi antrean kendaraan di sejumlah titik, arus lalu lintas masih dapat dikendalikan dengan baik. Petugas tampak mengatur kendaraan secara humanis sehingga mobilitas wisatawan tetap berjalan lancar.
Lonjakan kendaraan ini bukan disebabkan arus mudik maupun arus balik, melainkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan libur panjang Lebaran untuk berwisata. Kawasan perbukitan dengan panorama Danau Toba menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Data sementara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir mencatat, sebanyak 65.354 kunjungan wisatawan terjadi di 15 objek wisata yang dikelola pemerintah daerah selama periode 18 hingga 23 Maret 2026, yang bertepatan dengan libur Nyepi dan Idul Fitri. Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terkumpul mencapai Rp1.024.134.000 dalam kurun enam hari.
Salah satu wisatawan, Vania, mengaku sengaja membawa keluarganya berlibur ke Samosir saat perjalanan mudik ke Medan. Ia berencana menghabiskan waktu selama dua hari untuk menikmati panorama alam dan hiburan yang tersedia.
“Kami menginap dua hari di sini. Tadi sudah menikmati pertunjukan air menari, sangat menarik,” ujarnya.
Wisatawan lain, Muhammad Salmon, yang datang dari Asahan, mengaku bersyukur masih mendapatkan penginapan meskipun sederhana. Ia yang baru pertama kali berkunjung mengaku terkesan dengan keindahan alam serta kuliner yang ditawarkan.
“Alamnya indah, kulinernya enak, dan harganya masih terjangkau,” katanya.
Tingginya jumlah kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Samosir. Sejumlah destinasi unggulan seperti kawasan Menara Pandang Tele dan Waterfront Pangururan masih menjadi primadona bagi wisatawan selama libur Lebaran tahun ini. Pemerintah daerah berharap tren positif tersebut terus berlanjut dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (Ks)











