MEDAN, ARMADABERITA – Panitia The 7th Geofest 2026 mengumumkan para pemenang berbagai perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian promosi Geopark Kaldera Toba. Penyerahan hadiah berlangsung di Aula Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Pancing, Medan, Kamis, 16 Juli 2026.
Kompetisi yang digelar meliputi lomba artikel jurnalistik, short video content, dan desain maskot Geofest 2026. Penyelenggara berharap para pemenang terus berperan mempromosikan kekayaan alam, budaya, serta geosite Geopark Kaldera Toba melalui karya-karya kreatif.
Pada kategori artikel jurnalistik, Dedi Gunawan Hutajulu meraih Juara I, disusul Tetty Marlina Naibaho sebagai Juara II dan Zainul Abdi Nasution sebagai Juara III.
Untuk kategori short video content, Juara I diraih Riski Ejer Sapolaga. Posisi kedua ditempati Putra Inda Kirana Harahap, sedangkan Ahmas Adrian Hasibuan meraih Juara III.
Adapun pada lomba desain maskot Geofest 2026, Fariz Ramadhan keluar sebagai Juara I melalui karya Maskot Ikan Jurung. Juara II diraih Wahyu Muhardha Putra dengan Maskot Tano, sementara Balqis Dianty memperoleh Juara III lewat Maskot Ihan Batak.
General Manager Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Menurut dia, kemenangan bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus menghasilkan karya yang dapat mendukung pengembangan Geopark Kaldera Toba.
“Kemenangan bukan akhir, tetapi awal untuk terus berkarya bagi Geopark Kaldera Toba. Kami berharap para juara terus berkontribusi memperkenalkan Geopark Kaldera Toba kepada masyarakat luas,” kata Azizul.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Adryanta Putra Ginting mengajak seluruh peserta untuk terus berkarya meskipun kompetisi telah berakhir.
Menurut dia, promosi Danau Toba membutuhkan kolaborasi serta inovasi dari berbagai kalangan agar destinasi tersebut semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Teruslah berkarya dan berkontribusi mempromosikan Danau Toba, meskipun nantinya tidak ada perlombaan. Mari bersama-sama memajukan pariwisata Sumatera Utara dengan menghadirkan pemikiran dan inovasi baru,” ujarnya.
The 7th Geofest 2026 sebelumnya telah berlangsung pada 1–5 Juli 2026 di kawasan Danau Toba yang meliputi Kabupaten Simalungun, Samosir, dan Karo. Sejumlah agenda digelar dalam kegiatan tersebut, antara lain penandatanganan kerja sama antar-UNESCO Global Geopark, seminar penguatan tata kelola geopark, peresmian geosite baru, serta forum ilmiah internasional.











