Medan, ArmadaBerita.Com – Menjelajahi arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 rasanya belum lengkap tanpa singgah ke Paviliun Kabupaten Padanglawas. Meski letaknya berada di bagian belakang kawasan pameran, paviliun ini menyimpan sajian tradisional yang mampu membangkitkan rasa penasaran para pengunjung.
Namanya Itak Poul-poul, kue tradisional khas Tapanuli Selatan yang juga pernah menjadi salah satu hidangan dalam pesta pernikahan M. Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu binti Joko Widodo di Medan pada 2017 silam.
Tak heran jika banyak pengunjung berhenti sejenak untuk melihat, mengenal, sekaligus mencicipi kuliner yang sarat nilai budaya tersebut.
Menurut petugas Paviliun Kabupaten Padanglawas yang ditemui kru Media Centre, Minggu (19/7/2026), bahan utama Itak Poul-poul terbilang sederhana. Adonannya dibuat dari tepung beras yang berasal dari beras yang telah direndam lalu ditumbuk, dipadukan dengan kelapa parut yang tidak terlalu tua, gula merah atau gula aren yang disisir, serta sedikit garam untuk menghadirkan cita rasa gurih.
Nama Itak Poul-poul berasal dari proses pembuatannya. Dalam bahasa Mandailing, dipoul berarti dikepal. Adonan dibentuk menggunakan genggaman tangan sehingga meninggalkan bekas jari sebagai ciri khas sebelum kemudian dikukus hingga matang.
Soal rasa, kue ini menawarkan perpaduan manis dan gurih dengan tekstur lembut. Sekilas, sensasinya mengingatkan pada ombus-ombus, kuliner tradisional yang populer di Kabupaten Toba.
Menariknya, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam. Dengan harga Rp5.000 untuk dua keping, Itak Poul-poul menjadi salah satu pilihan jajanan tradisional yang ramah di kantong sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada masyarakat.
Di tengah beragam sajian modern yang hadir di PRSU 2026, Itak Poul-poul menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki daya tarik tersendiri. Bukan sekadar camilan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi baru melalui ajang pameran seperti PRSU.











