Medan, ArmadaBerita.Com – Suasana malam di Kompleks Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Kamis (16/7/2026), terasa berbeda. Di tengah semarak penyelenggaraan PRSU 2026, langkah besar mulai disiapkan untuk membawa ajang pameran terbesar di Sumatera Utara itu memasuki babak baru. Sorotan tak lagi hanya tertuju pada promosi produk daerah, tetapi juga pada masa depan industri kendaraan listrik nasional.
Momentum tersebut ditandai dengan kehadiran Sekretaris Jenderal Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO), Tenggono Chuandra Phoa, yang memenuhi undangan penyelenggara PRSU sebagai bagian dari penjajakan kerja sama strategis.
Kolaborasi yang tengah dibangun ini diarahkan untuk menghadirkan industri kendaraan listrik sebagai salah satu sektor unggulan pada penyelenggaraan PRSU di masa mendatang. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi PRSU menjadi pusat promosi perdagangan, investasi, inovasi, dan pengembangan industri yang lebih modern serta berdaya saing.
Di bawah cahaya lampu kawasan pameran yang dipadati pengunjung, pembahasan mengenai peluang kerja sama berlangsung dengan optimisme. Penyelenggara melihat industri kendaraan listrik sebagai sektor yang memiliki prospek besar untuk memperkuat daya tarik PRSU sekaligus membuka peluang investasi baru di Sumatera Utara.
Penilaian itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara berkembang cukup pesat. Penggunaan kendaraan listrik terus meningkat, infrastruktur pendukung mulai bertambah, dan berbagai merek kendaraan listrik telah hadir di wilayah ini. Kondisi tersebut menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu pasar potensial sekaligus kawasan yang dinilai siap mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional.
Melalui kolaborasi dengan PERIKLINDO, PRSU menargetkan hadirnya berbagai program yang lebih komprehensif, mulai dari pameran kendaraan listrik, edukasi teknologi ramah lingkungan, forum diskusi industri, hingga promosi inovasi terbaru yang dapat mendekatkan masyarakat dengan teknologi transportasi masa depan.
Transformasi tersebut juga memperkuat posisi PRSU sebagai ajang yang tidak hanya menampilkan potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pemerintah, pelaku usaha, investor, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi hijau.
Selama ini PRSU dikenal sebagai etalase pembangunan daerah dengan menghadirkan 33 paviliun kabupaten/kota se-Sumatera Utara serta Paviliun Pulau Pinang, Malaysia. Posisi geografis Sumatera Utara yang berdekatan dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand dinilai menjadi modal penting untuk memperluas jejaring perdagangan dan investasi lintas negara.
Dengan masuknya sektor kendaraan listrik, penyelenggara optimistis PRSU akan memiliki daya tarik yang semakin kuat sebagai salah satu ajang promosi dan pameran terbesar di Indonesia bagian barat. Kehadiran industri kendaraan listrik diharapkan tidak hanya memperkaya konten pameran, tetapi juga mendorong investasi, memperluas jaringan industri, serta mempercepat pengembangan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara.
Penjajakan kerja sama dengan PERIKLINDO pun menjadi sinyal bahwa PRSU tengah mempersiapkan diri menjadi panggung bagi inovasi dan teknologi masa depan, sebuah langkah yang diharapkan mampu membawa Sumatera Utara semakin kuat dalam peta industri kendaraan listrik nasional. (*)











